Lupus Adalah Penyakit Autoimun, Ketahui Gejala dan Bahayanya

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Kamis, 2 September 2021 16:50
Lupus Adalah Penyakit Autoimun, Ketahui Gejala dan Bahayanya
Lupsu adalah penyakit yang pernah diderita oleh Selena Gomez dan membuatnya harus menerima cangkok ginjal dari sahabatnya sendiri.

Lupus adalah penyakit autoimun yang bisa menyebabkan penderitanya merasakan demam, ruam kulit, nyeri sendi, hingga kerusakan organ. Dan sampia saat ini belum ada obat untuk penyakit lupus.

Lupus eritematosus sistemik (SLE), biasa disebut hanya sebagai lupus, adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyebabkan pembengkakan (peradangan) dan nyeri di seluruh tubuh. Apa sih yang disebut dengan penyakit autoimun? Yakni ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya bekerja dengan melawan infeksi, justru menyerang jaringan yang sehat pada tubuh sendiri.

Belum ada obat untuk kondisi ini. Selain itu, lupus adalah penyakit yang sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya sering mirip dengan penyakit lain. Namun gejala yang paling khasdari kondisi ini yaitu keberadaan ruam wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu yang terbentang di kedua pipi. Gejala inimunul dalam banyak kasus, meski tidak semua.

Sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan lupus, tapi perawatan dokter bisa membantu penderita membant mengndalikan gejala.

1 dari 4 halaman

Gejala Lupus

Dikutip dari Mayo Cinic, nggak ada dua kasus lupus yang persis sama. Selain itu, tand adan gejalanya yang muncul mungkin berkembang perlahan, bisa ringan atua berat, secara permanen atau sementara.

Biasanya nih gejalanya kadang muncul trus membaik atau bahkan hilang sama sekali untuk sementara waktu. Seperti apa gejalanya? Tergantung apa sistem tubuh mana yang terkena penyakit ini. Namun tanda dan gejala yang paling umum pada penyakit lupus adalah:

  • Kecapekan
  • Demam
  • Nyeri sendi, kaku dan bengkak
  • Ruam berbentuk kupu-kupu di wjah yang menutupi pipi dan pangkal hidung atau ruam di tempat lain di tubuh
  • Adanya lesi pada kulit yang muncul dan semakin parah akibat terkena sinar matahari
  • Saat terkena dingin atau stres jari tangan dan kaki berubah menjadi putih atau biru
  • Sesak napas
  • Sakit dada
  • Mata kering
  • Sakit kepala, merasa bingung bahkan hilang ingatan

2 dari 4 halaman

Meski begitu, daftar gejal adi atas nggak boleh dijadikan acuan untuk melakukan diagnosis diri sendiri. Sampai saat ini untuk mendiagnosis pasien, dokter bakalan melakukan pemeriksaan yang terkait dengan:

  • Gejala
  • Hasil tes darah atau urin
  • Juga mungkin akan dilakukan biopsi dengan mengambil jaringan dari ginjal atau kulit

Tingkat gejalanya bisa dari ringan hingga serius. Pada mereka dengan gejala berat, perawatan cepat dan tepat diperlukan untuk meningkatkan fungsi dan kualitas hidup secara signifikan.

Penyakit ini bisa memiliki efek jangka pendek dan juga jangka panjang dalam kehidupan seseorang. Bila cepat tertangani dan dirawat secara efektif, efek merusak dari penyakit ini bisa dikurangi sehingga penderita bisa memiliki kesempatan untuk hidup dengan kualitas yang lebih baik.

Sebaliknya, sangat disayangkan bila penderita nggak memiliki akses yang baik ke perawatan, keterlambatan diagnosa dan perawatan yang kurang maksimal, maka efek dari penyakit ini aka lebih merusak. Bukan tak mungkin, komplikasi lebih berkembang dan terjadi peningkatan risiko kematian.

3 dari 4 halaman

Penyebab Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun, terjadi karena sistem kekebalan tubuh justru mnyerang jaringan yang sehat. Besar dugaan bahwa ini terjadi karena kombinasi genetika dan lingkungan.

Artinya, mereka yang secara genetika membawa penyakit lupus bakal memiliki gejala saat mereka bersentuhan dengan lingkungan yang dapat emmicu penyakit. Dalam banyak kasus, penyebab lupus sendiri tidak diketahui. Namun, ada beberapa pemicu yang potensial, diantaranya:

Sinar Matahari

Sinar matahari bisa menyebabkan munculnya lesi pada kulit penderita lupus atau memicu respon internal pada orang yang rentan.

Infeksi

Keberadaan infeksi bisa memicu lupus dan menyebabkan episode kambuh pada beberapa orang

Konsumsi Obat-Obatan

Lupus bisa dipicu oleh beberapa jenis obat-obatan tekanan darah, obat anti kejang dan juga antibiotik. Orang yang kena lupus karena konsumsi obat-obatan, justru akan merasa baikan saat konsumsi obat mereka berhenti.

4 dari 4 halaman

Pengaruh Penyakit Lupus pada Tubuh

Penyakit lupus bisa mempengaruhi bagian tubuh yang berebda, misalnya nyeri dan rasa skit hingga komplikasi serius pada organ yang berujung pada kematian. Ini karena sebagai penyakit autoimun, imun yang seharusnya menjaga tuubuh justru berbalik menyerang tubuh itu sendiri sehingga menyebabkan kerusakan organ dari waktu ke waktu. Bagian tubuh yang sangat mungkin terdampak penyakit ini, antara lain:

Kulit

Salah satu ciri paling umum dari penyakit lupus adalah masalah kulit. Beberapa orang yang mengidap lupus punya ruam merah yang muncul di pipi san batang hidung.

Darah

Mereka yang mengidpa lupus mungkin saja mengalami kekurangan sel darah merah dan sel darah putih. Kondisi ini sangat berbahaya untuk tubuh.

Persendian

Pada orang yang menderita lupus, nyeri sendi adalah yang gejala yang paling umum. Gejala bisa muncul dengan rasa sakit dan atau muncunya bengkak dan biasnaya terjadi pada pagi hari.

Ginjal

Bila ginjal udah terkena, kondisi ini bisa sangat mengancam jiwa yang ditandai dengan radang sendi, ruam, munculnya demam sampai penurunan berat badan.

Otak

Gangguan pada otak karena lupus memang sangat jarang terjadi. Bila pun ada, kondisi ini bisa menyebabkan bingung, depresi, kejang hingga stroke.

Jantung dan Paru-Paru

Lupus bisa menyebabkan peradangan pada jantung dan paru-paru akibat peradangan pada penutup jantung (perikardium) dan paru-paru (pleura).

Penyakit Lupus adalah penyakit autoimun yang hingga kini tak diketahu penyebab pastinya, selain karena kekebalan tubuh yang menyerang organ sehat sendiri.

Beri Komentar