Alice Norin Divonid Idap Kanker Sarkoma, Ketahui Gejala dan Cara Mencegahnya

Reporter : Mila
Sabtu, 17 Februari 2024 09:35
Alice Norin Divonid Idap Kanker Sarkoma, Ketahui Gejala dan Cara Mencegahnya
Kanker sarkoma adalah salah satu tumor ganas yang jarang ditemukan.

Artis Alice Norin baru-baru ini mengabarkan bahwa dirinya divonis idap kanker sarkoma. Ia menyebutkan bahwa penyakit kanker sarkoma itu diketahuinya sejak akhir Desember 2023 lalu. Kemudian, Ia juga mengaku memiliki miom di tubuhnya sejak Agustus 2023.

Diketahui, kanker sarkoma adalah salah satu tumor ganas yang jarang ditemukan. Sarkoma adalah jenis kanker yang pertama kali muncul di jaringan lunak, seperti lemak, otot, saraf, jaringan fibrosa, pembuluh darah, atau jaringan kulit dalam.


Untuk itu, ketahui gejala, penyebab hingga cara mengobatinya.

1 dari 5 halaman

Apa Itu Kanker Sarkoma?

Kanker sarkoma adalah kanker yang berasal dari lapisan mesenkim tubuh manusia. Lapisan mesenkim adalah bagian penting dari pembentukan berbagai jaringan tubuh, termasuk jaringan ikat, sel lemak, otot, pembuluh darah, dan tulang.

Oleh karena itu, sarkoma dapat muncul dari berbagai bagian tubuh, mulai dari kulit, jaringan ikat, tulang, pembuluh darah, hingga organ-organ dalam tubuh.

2 dari 5 halaman

Faktor Penyebab Kanker Sarkoma

Kanker sarkoma adalah penyakit kompleks dengan penyebab yang bervariasi tergantung pada jenisnya. Meskipun faktor penyebabnya dapat berbeda-beda antara satu jenis sarkoma dengan yang lain, beberapa faktor risiko umum dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan kanker sarkoma.

1. Faktor Genetik

Faktor genetik memainkan peran penting dalam beberapa jenis kanker sarkoma. Misalnya, pada Gastrointestinal Stromal Tumours (GIST), mutasi genetik pada gen KIT atau PDGFRA diketahui menjadi penyebab terjadinya penyakit ini. 

Selain itu, sarkoma lain seperti Sarkoma Ewing dan Rhabdomyosarcoma juga dapat disebabkan oleh mutasi genetik, yang seringkali terjadi dalam bentuk translokasi kromosom. Tapi, mekanisme yang memicu mutasi genetik dalam tumor itu masih belum sepenuhnya dipahami.

2. Faktor Risiko Umum

  • Riwayat sarkoma dalam keluarga, menunjukkan adanya predisposisi genetik yang bisa meningkatkan risiko keluarga terkena penyakit ini.
  • Kelainan genetik turun-temurun, seperti neurofibromatosis, sindrom Gardner, retinoblastoma, atau sindrom Li-Fraumeni, bisa memperbesar risiko terjadinya sarkoma.
  • Paparan terhadap radiasi juga diketahui bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker sarkoma.
  • Kerusakan sistem limfatik juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker sarkoma, meskipun mekanisme persisnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

3 dari 5 halaman

Gejala Kanker Sarkoma

Pada tahap awal sarkoma jaringan lunak memang tidak menimbulkan gejala apapun dan sangat sulit ditemukan. Setelah tahap lanjut, kanker akan menimbulkan rasa nyeri, masalah pernapasan, atau perasaan kenyang di perut. Gejala yang ditunjukkan berupa benjolan atau pembengkakan yang disertai rasa nyeri jika tumor menekan saraf atau otot.

4 dari 5 halaman

Cara Mengobati Kanker Sarkoma

Cara pengobatan kanker sarkoma bergantung pada tipe, lokasi, dan stadium serta kondisi kesehatan pasien. Segala pilihan terapi berupa operasi, kemoterapi ataupun radioterapi, seluruhnya perlu didiskusikan terlebih dahulu dengan tim medis.

Mengobati kanker jaringan lunak sendiri tidak hanya mengandalkan perawatan dokter saja. Melainkan perubahan gaya hidup yang sesuai untuk pasien kanker yang juga harus dijalani.

Hal tersebut juga harus diimbangi dengan istirahat yang cukup, mengikuti pola makan yang telah dianjurkan, menjaga berat badan, menyesuaikan aktivitas fisik dengan kondisi tubuh serta menghentikan kebiasaan merokok.

Beri Komentar