© Unsplash.com/Pooja Chaudhary
Mendengar kata pangsit atau dimsum, pasti kita udah bisa membayangkan sebuah makanan dari kulit tepung yang didalamnya terdapat isian berupa daging.
Makanan ini biasa disajikan sebagai pelengkap makanan ataupun cemilan. Disajikan hangat, cocok menikmati santai sore kamu. Namun, adanya istilah dimsum, pangsit, siomay, membuat kita bertanya, sebenarnya apa perbedaannya. Bahkan ada yang bilang kalau mereka itu sama.
Nah, kali ini, kita akan membahas istilah-istilah tersebut. Apa bedanya, dan apa persamaannya. Melansir dari berbagai sumber, berikut ulasannya!
Ilustrasi Siomay © pinterest.com/Muthia Mega
Melansir dari NDTV, dimsum sebenarnya adalah sebuah gaya masakan khas cina yang disajikan dengan porsi kecil. Bahkan dimsum adalah makanan yang disantap sekali gigit. Lalu apa perbedaanna dengan siomay dan pangsit?
Ilustrasi Dimsum © unsplash.com/Sushant Vohra
Nah, ini yang perlu kamu tahu. Kalau dimsum adalah sebuah gaya masakan yang menyajikan makanan dalam porsi sekali gigit, siomay, dan pangsit adalah jenisnya. Jadi bisa dikatakan jika Siomay dan pangsit adalah sama-sama jenis dimsum.
Ilustrasi Pangsit © pixabay.com/jonathanvalencia5
Tak hanya dari siomay dan pangsit saja, dimsum juga punya berbagai macam jenis. Ada hakau, gao zi, bakpao, lumpia, mantau, dan masih banyak lagi adalah sajian jenis dimsum. Dan yang paling populer adalah Xiao Long Bao.
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect
Pengen Body Goals Kayak Zhao Lusi? Ini Rahasia Diet 'Ratu Drama' yang Sukses Turun 16 Kg!

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

Pigmenta Nusantara, UIFW Hadirkan Dialog Tradisi dan Keberlanjutan Lewat Trunk Show Eksklusif

Sah! Brisia Jodie dan Jonathan Alden Mengikat Janji di Katedral