Tips Memilih Mainan Anak Sesuai dengan Usianya

Reporter : Audila Rima Ndani
Jumat, 9 April 2021 07:37
Tips Memilih Mainan Anak Sesuai dengan Usianya
Yuk, cari tahu mainan apa yang paling cocok untuk anak!

Mainan merupakan benda yang sangat disukai anak-anak. Bahkan mainan selalu masuk dalam daftar benda yang akan kita beli saat punya anak.

Mainan memang punya peran cukup penting dalam kehidupan anak. Selain untuk menghibur mereka, mainan juga bisa menjadi alat edukasi yang baik untuk perkembangan anak.

Makanya kita nggak boleh sembarangan membelikan mainan pada anak, Moms! Dilansir dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia, ada beberapa cara untuk memilih mainan anak sesuai dengan fase perkembangan mereka.

Penasaran apa saja? Yuk, kita simak informasi berikut!

1 dari 3 halaman

ilustrasi balitailustrasi balita © Shutterstock.com

Usia 0-6 bulan

Anak mulai mengembangkan pendengaran dan penglihatannya pada usia ini. Mereka juga mulai bisa menggenggam dan meraih mainan di sekitarnya.

Di usia 0-6 bulan, mainan dengan warna yang mencolok akan membantu mengembangkan penglihatan mereka. Selain itu, mainan yang punya bunyi dan bisa dipegang juga akan sangat menarik bagi anak.

Usia 7-12 bulan

Di usia ini anak mulai mengambangkan kemampuan motorik kasar. Mereka senang bergerak dan mulai mengerti beberapa kata.

Mainan yang bisa kita berikan pada anak di usia ini antara lain seperti boneka, mobil-mobilan, bola, kubus dan mainan lain yang bisa membantunya bermain pura-pura. Kita juga bisa memberinya cangkir atau mangkuk berisi biskuit untuk mengajaknya bermain mengambil dan menaruh benda.

2 dari 3 halaman

ilustrasi anak bermainilustrasi anak bermain © 2020 https://www.diadona.id / @ mynannycircle

Usia 1-2 tahun

Pada usia ini anak biasanya sudah bisa berdiri dan mulai berjalan. Mereka juga sudah mulai mengucapkan beberapa kata dan bermain dengan anak lain.

Permainan yang bisa kita berikan pada mereka adalah cerita bergambar, musik, dan alat gambar yang aman digunakan. Kita juga bisa memberikan telepon mainan, puzzle, binatang plastik, dan dress-up accessories agar mereka bisa bermain sandiwara dengan mainannya.

Usia 2 tahun

Anak sudah mengembangkan kemampuan bahasanya di usia ini. Mereka juga mulai senang dengan kegiatan fisik yang lebih beragam dan memiliki kemampuan motorik halus yang lebih baik.

Untuk meningkatkan keterampilan mereka, kita bisa memberikan mainan puzzle dan lego dengan berbagai warna. Mainan seperti set konstruksi, alat transport, furniture, boneka dan asesoris serta permainan pasir atau air juga akan menarik bagi mereka.

3 dari 3 halaman

Ilustrasi Anak BermainIlustrasi Anak Bermain © shutterstock

Usia 3-6 tahun

Pada usia 3-6 tahun anak akan lebih banyak bertanya dan bicara. Mereka juga sudah bisa melakukan permainan yang membutuhkan aturan khusus bersama dengan anak lain.

Kita bisa mulai memberikan anak board games seperti ular tangga, halma, atau kartu untuk dimainkan bersama-sama. Selain itu, permainan outdoor seperti bermain sepeda dan bola juga akan sangat menyenangkan bagi anak.

Usia sekolah

Di usia sekolah, permainan yang cocok untuk anak adalah permainan yang bisa merangsang ketangkasan, kemampuan peran, dan kreativitas pada anak. Permainan board games dan outdoor akan sangat cocok untuk mereka.

Selain itu, berbagai permainan tradisional juga bisa kita kenalkan pada anak. Permainan seperti engklek, layangan, dan lompat tali akan sangat bermanfaat bagi mereka.

Semoga informasi ini bisa membantu ya, Moms!

 

Beri Komentar