© Facebook.com/SASH - Small Animal Specialist Hospital
Seekor ular ditemukan sedang memakan benda yang tak bisa ia cerna. Ternyata ular piton ini makan sebuah handuk. Entah bagaimana asal muasal sampai piton ini bisa salah sasaran sampai makan handuk ini. Piton ini pun harus segera dilarikan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan segera.
Video detik-detik saat handuk dikeluarkan dari dalam perut ular ini dibagikan oleh sebuah akun Facebook resmi milik Rumah Sakit Spesialis Hewan Kecil Sydney tempat ular ini dioperasi.
Berikut ini videonya.
Dilansir dari laman huffpost.com (28/02), ular ini adalah hewan peliharaan salah seorang warga Australia. Ia menelan handuk pantai sampai harus dioperasi. Ular yang bernama Monty ini memiliki panjang 10 kaki. Sebelum melakukan operasi, bagian tubuh Monty dipindai terlebih dahulu untuk menemukan keberadaan handuk ini.
Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik itu tampak seseorang tengah menarik handuk yang ada di dalam tubuh Monty dengan perlahan. Di bagian belakangnya ada yang membantu memijat dan mendorong agar handuk ini bisa keluar dengan lebih mudah. Meski sulit, akhirnya handuk ini bisa dikeluarkan dari dalam tubuh Monty.
Monty pun akhirnya bisa bernapas dengan lega dan kini kondisinya baik-baik saja. Ular ini pun sudah bisa makan dengan normal lagi seperti biasanya. Meski hal ini sangat jarang sekali terjadi, untunglah tak terjadi apa-apa pada ular ini.
Bagaimana menurumu kejadian ini?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet