© Https://liputan6.com/
Meninggalnya atlet basket internasional, Kobe Bryant benar-benar megguncang dunia. Tak hanya di Philadelphia, tanah kelahirannya, perasaan duka mendalam juga menjalar ke Negara lain salah satunya Filipina.
Basket juga merupakan olahraga yang sangat populer di Filipina. Nama Kobe Bryant tentu sangat terkenal di negara ini, bahkan Ia pernah mengunjungi negara tersebut sebanyak tujuh kali seperti dilansir dari BBC.
Hal ini menjadikan banyak orang Filipina yang mengidolakan Kobe Bryant. Karena itu, kematian pebasket ini terasa sangat mengejutkan bagi warga Filipina. Apalagi, kabar kematian Kobe hanya berselang 12 jam dari peresmian arena basket yang dibangun untuk menghormatinya.
Anggota kongres Filipina, Eric Martines mengatakan " Saya tidak mengerti, hanya berjarak 12 jam dari acara gunting pita dan kejadian itu," ungkapnya di BBC.
Ia mengatakan bahwa proyek pembangunan The House of Kobe ini dimulai tahun lalu. Keputusan untuk memberi nama Kobe Bryant pada gedung tersebt baru saja tercetus minggu lalu.
" Semua orang larut dalam kesedihan hari ini. Negara ini mencintai bola basket," sambung Eric.
Dalam gedung tersebut tertera banyak sekali coretan orang yang dbuat untuk mengenang " The Black Mamba" ini.
" Selamat beristirahat di surga, pahlawanku," tulis salah satu pesan.
" Kabar yang menyedihkan. Rasanya seperti kehilangan saudara sendiri," Ujar Marti Dadia, Fans Kobe dari Lagun
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet