© Africazilla.com
Usai menimbulkan keresahan di Ethiopia dan Somalia, kini giliran Kenya yang mendapat serangan dari sekelompok belalang. Kenya yang sebelumnya sudah menghadapi kerawanan pangan, kini harus kembali siaga mengingat kedatangan para belalang bertujuan untuk menyerang kawasan pertanian mereka.
Dilansir dari Vatican News (27/01), beberapa daerah di Ethiopia dan Somalia sudah mengalami kehancuran pada hasil panen. Hal tersebut membuat Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) khawatir hal serupa akan menimpa Kenya, Sudan Selatan dan Uganda.
Serangan Belalang di Kenya © vaticannews.va
Para ahli mengungkapkan bahwa invasi besar-besaran yang dilakukan kawanan belalang dilatarbelakangi oleh cuaca ekstrem yang terjadi sejak 2019. Selama tahun 2019, terjadi kekeringan parah dan musim hujan terbasah yang baru terjadi dalam beberapa dekade terakhir.
FAO memperkirakan, invasi belalang tersebut hampir mencapai angka 200 miliar, bahkan jumlah tersebut bisa mencakup kota yang seukuran dengan Moskow. Lebih lanjut FAO mengungkapkan, jika migrasi belalang ini tak berhasil ditangani sampai bulan Maret, diperkirakan petani akan mengalami gagal panen sebagaimana yang terjadi di Ethiopia dan Somalia.
Wah, mengerikan juga. Bagaimana pendapatmu mengenai hal ini? Bagikan di kolom komentar ya!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet