Barbie menjadi salah satu boneka yang digemari anak perempuan dan juga sebagian orang dewas. Bagaimana tidak? Parasnya yang cantik dan imut membuatnya kerap jadi rolemodel para wanita.
Demi mendongkrak penjualan bonekanya, Mattel mulai fokus menggarap sederet film Barbie. Terhitung sejak tahun 2001 sampai sekarang, Mattel Inc telah berhasil memproduksi lebih dari 40 film.
Tanpa kamu sadari, ciri khas Barbie dalam penggambarannya di film terus berkembang dari zaman ke zaman lho! Penasaran seperti apa? Begini transformasinya!
Setelah sekian lamanya, akhirnya Barbie kembali ke layar kaca dengan film Barbie in the Nutracker (2001), yang dilanjutkan dengan Barbie in Rapunzel (2002), Barbie of Swan Lake (2003), dan yang paling terkenal Barbie as the Princess and the Pauper (2004). Keempat film tersebut sama-sama menceritakan latar belakang Barbie yang erat dengan unsur kerajaan.
Hak Cipta © IMDb
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet