Bersamaan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menyajikan tradisi dan kuliner unik sebagai lambang keislaman, keimanan, hingga keikhlasan seorang Muslim khususnya bagi suku Osing dan masyarakat lain yang menetap di Banyuwangi. Endog-endogan atau bunga telur ini memang hanya disajikaan saat Maulid Nabi.
Dihias dengan berbagai bentuk cantik dan menarik, Endog-endogan biasanya penuh dengan pernak-pernik menarik dan warna-warni. Setelah dihias, telur-telur yang sudah matang kemudian ditancapkan ke pohon pisang menggunakan bambu. Jadi seperti pohon telur warna-warni yang kemudian diarak keliling kampung pada sore atau malam hari.
Ini adalah proses pembuatan Endog-endogan yang dilakukan oleh siswa di Banyuwangi.
Hak Cipta © Instagram.com/@ibnusinagenteng
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet