Mengenal Saham Beserta Jenis dan Manfaat

Reporter : Novi Hardita Larasati
Kamis, 28 Mei 2020 13:16
Mengenal Saham Beserta Jenis dan Manfaat
Saham adalah surat berharga untuk menunjukkan atas kepemilikan suatu perusahaan.

Saham adalah dokumen berharga untuk menunjukkan kepemilikan perusahaan. Dengan kata lain, saat seseorang membeli saham, orang tersebut telah membeli sebagian dari kepemilikan perusahaan.

Menurut ahli Sapto Raharjo, saham adalah sekuritas sebagai bukti kepemilikan seseorang atau lembaga dalam suatu perusahaan.

Sedangkan menurut seorang ahli Hendy M. Fakhruddin dan Hadianto, mendefinisikan saham adalah tanda bukti kepemilikan seseorang atau lembaga dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Sehingga salah satu manfaat utama saham adalah dapat digunakan sebagai instrumen investasi, baik jangka pendek maupun panjang.

1 dari 5 halaman

Agio Saham

Saham adalahSaham adalah © shutterstock.com/Phongphan

Ada banyak istilah dunia saham yang harus kita pelajari saat kamu ingin terjun dalam pasar modal ini. Salah satunya ialah istilah agio saham yang memang tidak sering digunakan.

Agio saham adalah kekayaan bersih perusahaan yang diperoleh dari penjualan saham di atas nilai nominalnya. Singkatnya, agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham di atas nilai nominalnya.

Misalnya seperti harga jual suatu saham ialah Rp5.000 per lembar sedangkan nilai nominalnya Rp1.000 per lembar. Berdasarkan informasi yang telah disampaikan, diketahui agio saham yang dicatat adalah Rp4.000 per lembar saham.

2 dari 5 halaman

Dalam dunia keuangan, agio sendiri memiliki 3 macam definisi, yaitu:

1. Selisih lebih yang diperoleh dan pertukaran uang logam emas atau perak dengan uang kertas dalam valuta dan nilai nominal yang sama,

2. Selisih lebih antara nilai yang sebenarnya dengan nilai nominal atau nilai tukar, baik untuk instrument efek maupun mata uang asing.

3. Setoran modal yang diterima oleh bank selisih lebihpada saat penerbitan saham karena harga pasar saham lebih tinggi daripada nilai nominal.

3 dari 5 halaman

Return Saham

Saham adalahSaham adalah © shutterstock.com/Anson0618

Saat kamu main saham, tentu kamu harus mampu menghitung berapa return yang kamu peroleh. Return saham adalah hasil keuntungan (capital gain) atau kerugian (capital loss) yang diperoleh dari hasil investasi saham dalam kurun waktu tertentu.

Selain itu, menurut Legiman (2015), return saham adalah hasil yang  diperoleh dari investasi. Dengan  demikian para investor mempertaruhkan suatu nilai  sekarang untuk diharapkan pada masa mendatang.

Dalam praktiknya ada dua jenis return saham yang perlu kamu ketahui, yakni sebagai berikut:

1. Return Saham Realisasi

Penghitungan selisih harga saham berdasarkan data riwayat perusahaan yang berfungsi sebagai alat ukur kinerja perusahaan.

2. Return Saham Ekspetasi

Jenis return yang dilakukan untuk pengambilan keputusan terhadap kegiatan investasi. Sehingga return ekspektasi dinilai lebih penting dibandingkan dengan return realisasi karena jenis ini menjadi tolok ukur para investor untuk keberhasilan transaksi sahamnya di masa mendatang.

Kesimpulannya return saham adalah pengembalian saham beserta hasilnya dari pihak broker kepada investor yang telah melakukan investasi pada perusahaan tersebut akibat suatu hal.

4 dari 5 halaman

Harga Saham

Saham adalahSaham adalah © shutterstock.com/Gsign76

Harga saham adalah harga yang terbentuk sesuai permitaan dan penawaran dipasar jual beli saham. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara memaksimalisasi nilai pasar harga saham yang bersangkutan.

Sedangkan menurut Weston dan Brigham (1993), harga saham adalah " The price at which stock sells in the market" , yang artinya harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tiap-tiap jenis saham yang dijadikan sampel diamati oleh para investor.

5 dari 5 halaman

Menurut Sharpe (2000), proses terbentuknya harga saham dibedakan menjadi 3, yaitu :

1. Demand to Buy Schedule

Investor yang hendak membeli saham akan datang ke pasar saham, yang biasanya mereka memakai jasa para broker atau pialang saham.

2. Supply to Sell Schedule

Investor dapat menjual saham ke pasar saham serta dapat menetapkan pada harga berapa saham yang mereka miliki untuk dilepas ke pasaran.

3. Interaction of Schedule

Pertemuan antara permintaan dan penawaran menciptakan suatu titik temu yang biasa disebut sebagai titik ekuilibrium harga.

Intinya, saham adalah bukti kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan.

Beri Komentar