Gejala Flu Tulang yang Utama, Pengobatan dan Penyebabnya

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Kamis, 25 Juni 2020 14:56
Gejala Flu Tulang yang Utama, Pengobatan dan Penyebabnya
Dinamakan gejala flu tulang karena menyangkut rasa sakit di sendi dan tulang yang nggak main-main. Lalu apa saja gejala lainnya?

Gejala flu tulang melibatkan rasa pegel-pegel di persendian. Makanya, penyakit ini dinamakan sedemikian rupa. secara umum, penyakit ini bernama chikungunya. Pernah dengar?

Flu tulang atau chikungunya adalah penyakit akibat virus yang menyebar melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini nggak termasuk fatal, namun gejala flu tulang bisa parah banget, berlangsung dalam waktu yang lama dan membuat lemah.

Kayak gimana sih gejala flu tulang ini?

1 dari 4 halaman

Gejala Flu Tulang pada Orang Dewasa

ilustrasi anak demamilustrasi anak demam © medicalnewstoday.com

Virus flu tulang menyebabkan demam yang berlangsung selama beberapa hari dan nyeri sendi yang berlangsung selama bermingu-minggu sampai berbulan-bulan lho.

Gejala flu tulang ini mirip dengan penyakit lain kayak demam berdarah, dan muncul cuman beberapa hari setelah tergigit nyamuk. Gejala yang paling umum yakni:

Demam

Gejala flu tulang berupa demam ini kadang mencapai 38.8 sampai 40.5 derajat celcius dengan menggigil yang berlangsung selama 2 - 3 hari. Setelah demam mereda, lalu dia bisa datang lagi selama 1 - 2 hari setelah periode afebris 4 - 10 hari.

Nyeri Sendi

Nyeri sendi pada gejala flu tulang ini sering terjadi pada sendi jari dan kaki dan rasanya kayak tulang patah. Nyeri juga menimpa lutut, pergelangan kaki dan punggung bagian bawah. Nggak cuman itu aja, nyeri saat gejala chikunya biasa juga terjadi di lokasi di mana penderita pernah mengalami cedera di masa lalu.

Nyeri Otot

Gejala flu tulang nyeri otot biasanya juga diiringi dengan kelelahan yang parah. Banyak penderita yang sampai susah bangun dari tempat tidur berhari-hari. Beberapa juga memiliki gejala flu tulang pembengkakan kelenjar getah bening , mual, ruam (benjolan kecil, seringkali merah).

Dalam kasus yang jarang terjadi, gejala flu tulang juga muncul dalam bentuk sariawan, iritasi mata atau bahkan penderita mengalami kebingungan serta kesulitan bernapas. Penderita juga sangat mungkin mengalami ruam, dan bengkak di sekitar sendi.

Gejala flu tulang juga punya tingkat keparahan yang berbeda. Meski begitu, penyakit ini jarang menimbulkan kematian.

Gejala flu tulang punya masa inkubasi selama 3 - 7 hari dan bisa menyerang semua kelompok umur dan semua jenis kelamin. Persentasi seseorang bisa terkena penyakit setelah mengalami infeksi yaitu sebesar 40 - 85 persen.

Terdapat laporan adanya komplikasi mata neurologis, dan jantung juga keluhan gastrointestinal. Jarang banget diketahui adanya komplikasi yang serius, tapi kalau gejala flu tulang menimpa orang lanjut usia, maka penyakit ini bisa berkontribusi pada penyebab kematian.

Gejala flu tulang kadang berlangsung ringan hingga membuat infeksinya kadang nggak dikenali. Atau mugnkin malah salah didiagnosa.

Meski jarang, gejala flu tulang juga bisa mirip seperti penyakit campak, yakni ruam panas, konjungtivitis, mual dan juga muntah.

2 dari 4 halaman

Gejala Utama Flu Tulang

Ilustrasi Anak DemamIlustrasi Anak Demam © 2020 shutterstock.com/GOLFX

Tahu nggak mengapa penyakit ini disbeut dengan flu tulang? Kata 'flu tulang' dalam bahasa Makonde berarti 'berjalan membungkuk'. Ini karena gejala flu tulang yang utama yakni demam dan nyeri sendi, yang bikin penderitanya ngerasa sakit tulang dan susah buat berjalan secara normal.

Gejala flu tulang yang utama yaitu keberadaan demam dan nyeri pada tulang.

3 dari 4 halaman

Gejala Flu Tulang dan Pengobatannya

Ilustrasi Anak DemamIlustrasi Anak Demam © 2020 healthhub.sg/

Melansir Medical News Today, virus ini jarang berakibat fatal, tetapi gejala flu tulang bisa parah dan melumpuhkan. Sebagian besar pasien pulih dari demam dalam waktu seminggu, tetapi nyeri sendi bisa berlangsung selama berbulan-bulan. Bahkan setelah 1 tahun, 20 persen pasien masih ngerasa nyeri tulang yang berulang.

Dan nggak ada obat khusus untuk penyakit ini. Namun dokter bakalan meminta penderita untuk istirahat dan konsumsi banyak cairan.

Selain itu, ada berbagai obat yang dijual bebas yang bisa membantu meredakan gejala flu tulang berupa demam

Mencegah lebih baik daripada mengobati, right? Pencegahan terbaik penyakit dan kemunculan gejala flu tulang yaitu dengan

meminimalkan kontak dengan nyamuk. Langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah flu tulang meliputi:

  • Menggunakan obat nyamuk yang mengandung DEET (N, N-Diethyl-meta-toluamide) atau picaridin pada kulit dan pakaian.
  • Pakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh.
  • Tinggal di dalam rumah sebanyak mungkin, terutama saat pagi dan sore hari.
  • Pakai AC - ini mencegah nyamuk memasuki kamar.
  • Tidur di bawah kelambu

Meskipun penyakit ini jarang banget bersifat fatal, tapi gejala flu tulang bisa sakit banget dan berumur panjang.

4 dari 4 halaman

Gejala Flu Tulang dan Penyebabnya

Ilustrasi NyamukIlustrasi Nyamuk © news.uga.edu

Gejala flu tulang muncul disebabkan karena virus flu tulang yang menfeksi nyamuk betina, umumnya jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Yup, ini adalah jenis nyamuk yang juga menularkan demam berdarah. Nyamuk ini biasanya menggigit di siang hari, meskipun mungkin tetap ada aktivitas di siang atau sore hari.

Setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi, gejala flu tulang terjadi antara 4 sampai 8 hari, atau bisa juga berkisar pada 2 sampai 12 hari.

Gejala flu tulang ini hampir terlihat sama kayak demam berdarah, sehingga perawatannya sering keliru. Maka, penting banget untuk cari pertolongan medis yang tepat.

Beri Komentar