17 Penyebab Trombosit Turun pada Orang Dewasa dan Anak Secara Drastis

Reporter : Wicha Mashita
Kamis, 4 Juni 2020 13:21
17 Penyebab Trombosit Turun pada Orang Dewasa dan Anak Secara Drastis
Waspadai penyebab trombosit turun selain sakit demam berdarah ini ya, Moms!

Kondisi trombosit turun biasanya identik dengan demam berdarah. Sebab, salah satu penyebab trombosit turun adalah menderita sakit DBD. Padahal ada faktor-faktor lain yang menjadi penyebabnya.

Trombosit diproduksi di sumsum tulang belakang yang terdiri dari sel stem. Nah, sel stem inilah moms yang punya funsi memproduksi sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Kalau sel stem rusak, maka sel darah yang diproduksi jadi terganggu dan menjadi penyebab trombosit turun.

Alasan utamanya bisa dilihat dari apakah sumsum tulang belakang memproduksi keping darah terlalu sedikit atau trombosit itu sendiri yang hancur terlalu cepat. Kadar trombosit yang sedikit disebut trombositopenia dalam dunia medis. Maksudnya jumlah keping darah kurang dari 150 ribu per mikroliter. Padahal jumlah normalnya mencapai 150.000 sampai 450.000 per mikroliter loh!

1 dari 6 halaman

Penyebab Trombosit Turun pada Orang Dewasa

Penyebab Trombosit TurunPenyebab Trombosit Turun © share.upmc
Nggak hanya DBD, ada faktor lain yang bisa jadi penyebab trombosit turun. Penurunan trombosit ini bisa terjadi pada siapapun, orang dewasa maupun anak-anak. Berikut ini beberapa penyebabnya:

1. Adanya infeksi virus, seperti HIV, cacar air, Eipstein-Barr dan virus demam berdarah.

2. Anemia aplastik atau kelainan darah.

3. Kekurangan zat besi.

4. Kekurangan folat.

5. Kekurangan vitamin B12.

2 dari 6 halaman

6. Sirosis atau kerusakan jaringan hati.

7. Myelodysplasia

8. Sindrom hemolitik uremik, meski terdengar asing ia juga bisa menyebabkan trombosit turun.

9. Pembesaran limpa atau hiperplenisme.

10. Terkena paparan radioterapi

11. Kehamilan, karena preeklamsia atau sindrom HELLP saat hamil.

3 dari 6 halaman

Penyebab Trombosit Turun Drastis pada Anak

Penyebab Trombosit TurunPenyebab Trombosit Turun © healthline
Ada yang menyebabkan trombosit turun drastis, ada pula yang sementara. Nah kalau yang secara drastis dan bisa terjadi pada anak-anak dikarenakan hal-hal berikut ini.

1. Mengonsumsi terlalu banyak alkohol dan menjadi kecanduan.

2. Penyakit liver menjadi penyebab trombosit turun berkepanjangan.

3. Kelainan genetik, misalnya sindrom Wiskott-Aldrich.

4 dari 6 halaman

4. Efek dari melakukan pengobatan kemoterapi, radiasi, pil kina, heparin atau terkena paparan zat-zat kimia yang lain.

5. Kanker leukimia atau limfoa, karena terjadi kerusakan sumsum tulang.

6. Sakit demam berdarah.

Tenang moms, trombosit bisa naik dan normal kembali kok. Apalagi yang turunnya karena sementara. Nah, untuk menaikannya kembali bisa dengan makan makanan bergizi yang mengandung zat besi, vitamin dan folat. 

5 dari 6 halaman

Berikut ini beberapa kandungan nutrisi yang diperlukan untuk menaikan kembali trombosit, antara lain:

1. Kekurangan zat besi menjadi salah satu penyebab trombosit turun. Itu kenapa perlu mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti tahu, kerang, kacang-kacangan dan daging sapi.

2. Folat sama dengan zat besi yang merupakan nutrisi penting untuk memproduksi sel darah merah dan trombosit. Misalnya seperti, bayam, buncis, jeruk dan hati sapi.

3. Vitamin C bisa memperlancar penyerapan zat besi pada tubuh. Itu kenapa kita memerlukannya. Vitamin C ini ada pada tomat, nanas, paprika, brokoli dan mangga.

6 dari 6 halaman

4. Vitamin B12 juga nggak kalah penting moms untuk menangani penyebab trombosit turun. Bisa mengonsumsi telur, ikan, daging sapi, sereal gandum dan susu kedelai.

5. Vitamin D yang ada pada ikan salmon, telur, susu dan yoghurt juga bagus loh dikonsumsi!

6. Vitamin K menjadi nutrisi selanjutnya yang diperlukan. Sebab dengan membantu proses pembekuaan darah ia bisa menangani penyebab trombosit turun. Vitamin K ini ada di sawi, kedelai, lobak, labu, bayam dan masih banyak lagi.

Itu tadi beberapa penyebab trombosit turun selain sakit demam berdarah dan cara menanganinya. Makanan yang bergizi dan hidup sehat memang penting diterapkan, buat diri sendiri maupun keluarga.

Beri Komentar