© Facebook.com/Timmy Cheng
Di tengah wabah virus corona seperti sekarang ini, semua individu mengalami ujiannya masing-masing. Namun salah satu yang paling terdampak signifikan adalah para tenaga medis.
Berbagai kisah haru yang membuat pilu muncul dari kalangan tenaga medis. Mulai dari seorang ayah yang terpaksa menolak pelukan anaknya sepulang bertugas dari rumah sakit sampai seorang dokter yang rela menunda pernikahan demi fokus menyembuhkan pasien.
Pengorbanan dokter kali ini juga cukup membuat haru. Timmy Cheng, seorang dokter asal San Diego, Amerika Serikat terpaksa hidup menggelandang demi menjaga keluarga dari risiko terinfeksi virus corona.
Timmy memulai kehidupan nomadennya sejak tanggal 14 Maret lalu. Seusai bertugas, Timmy menghabiskan malamnya di dalam mobil selama sehari dan di ruang operator rumah sakit selama empat hari.
Well, nggak benar-benar menggelandang di jalanan. Meski begitu Timmy tetap harus meninggalkan kenyamanan tinggal di dalam rumah seperti biasa.
Pada hari ke lima, istri Timmy memberi saran untuk dia tetap pulang ke rumah. Namun sebagai gantinya, dia akan tidur di dalam tenda yang ditempatkan di garasi.
Dokter tidur di tenda © facebook.com/Timmy Cheng
Mulai sejak itulah Timmy meninggalkan kenyamanan kasur di bawah atap, menggantinya dengan matras tipis di dalam tenda parasut.
" Inilah rumahku untuk, entah berapa bulan ke depan," tutur Timmy dalam status Facebooknya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet