© Donasionline.id
Untuk sebagian orang, hidup memang tidaklah mudah. Ketika di usia muda adalah waktunya belajar dan bermain, namun faktanya banyak di antara mereka yang sudah harus membanting tulang demi menghidupi keluarga.
Bocah Bernama Andri © Donasionline.id
Beban berat seperti itu nampaknya juga dipikul oleh seorang remaja bernama Andri. Usianya sudah 18 tahun, dan dia sudah putus pendidikan sejak sekolah dasar. Tentu ini bukan keinginannya, namun keadaan yang memaksakan dirinya melakukan demikian.
Impian tersebut harus dia kubur untuk menghidupi ibu dan adiknya. Ia tak mau adiknya bernasib sama sepertinya. Untuk itu, dirinya membantu untuk mencari uang dari pagi sampai malam.
Untuk mencari uang, Andri menjadi kenak odong-odong. Odong-odong tersebut pun milik tertangganya. Andri biasanya hanya bekerja pad ahari Sabtu dan Minggu, karena biasanya hari tersebut ramai dengan anak-anak.
Pendapatnya biasanya hanya Rp20 ribu. Itupun buat seminggu, bukan? Adik Andri karenanya jadi sering nangis kelaparan. Belum lagi sang ibu punya keterbatasan untuk jadi penghasilan tambahan. Mereka jadi sering tak makan karena beras tak ada, apalagi lauk pauk.
Kasihan sekali Andri dan keluarga. Jika kalian ingin membantu kehidupan mereka, bisa donasi di link berikut, ya!
Terima kasih orang baik!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet