© Slashgear.com
Game PUBG yang memiliki banyak penggemar, lagi-lagi menelan korban. Kali ini korbannya merupakan seorang pria berusia 25 tahun asal Maharashtra, India. Pria ini dilaporkan meninggal dunia akibat serangan stroke yang terjadi manakala memainkan game online tersebut.
Dilansir dari Kompas (20/01), pria ini tidak meninggal di lokasi kejadian. Ia justru sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit, sebelum akhirnya harus kehilangan nyawa.
Pihak kepolisian yang telah melakukan otopsi mengungkapkan, bahwa pria ini mengalami pendarahan hebat di bagian otak yang kemudian menyebabkannya terserang stroke. Lebih lengkapnya, hasil otopsi mengungkapkan, " Rupanya korban terlalu semangat saat bermain game PUBG, sehingga ia mengalami pendarahan intraserebral dengan nekrosis (cedera) di jaringan otak."
Belum diketahui pasti apakah pria ini bermain game terlalu lama atau justru bermain sewajarnya namun dengan euforia yang berlebihan. Namun yang pasti, citra game ini sudah semakin memburuk di negara tersebut. Bahkan beberapa orang di India melabeli PUBG sebagai 'game iblis'.
Sebelum kejadian ini, rupanya seorang pria juga tercatat meninggal karena mengalami keteledoran. Diduga terlalu asyik bermain game tersebut, ia sampai tidak sadar telah meminum cairan kimia mematikan yang dianggapnya air putih biasa.
Kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini? Bagikan di kolom komentar ya!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet