© Kitabisa.com
Keramaian yang seringkali kita dengar, tak pernah bisa didengarkan oleh seorang bapak yang hidup sebatang kara berikut ini. Beliau adalah Pak Karnali yang merupakan seorang tunarungu sejak beliau kecil.
Hal tersebut menyebabkan beliau tak bisa bicara dan juga mendengar. Dilansir dari laman kitabisa.com, orang tua beliau telah meninggal sejak 10 tahun yang lalu. Oleh sebab itulah, beliau tinggal seorang diri di gubuknya yang hanya berukuran 2x3 meter.
Kisah Pak Karnali © kitabisa.com
Tak jarang beliau diejek bahkan sampai dilempari batu oleh orang lain karena penampilannya yang lusuh dan tidak terurus. Beliau memang tak sempat mendapatkan pendidikan khususnya ketika masih kecil sehingga daya komunikasinya rendah dan tampak seperti tak mengerti apa-apa.
Biasanya, beliau mengumpulkan kayu kering yang kemudian akan ditukarkan dengan makanan serta minuman untuk mengobati rasa lapar dan dahaganya. Beliau sendiri sebenarnya tak mengerti uang sejak kecil dan hanya mengerti barter makanan seperti ini.
Terkadang, beliau pun harus menahan rasa laparnya ketika Pak Karnali tak berhasil menemukan kayu kering untuk ditukarkan dengan makanan. Beliau hanya bisa merebus air dan kemudian minum sebanyak-banyaknya untuk mengatasi rasa laparnya.
Kisah Pak Karnali © kitabisa.com
Kini, usia beliau makin menua dan Pak Karnali tak sekuat dulu lagi, bahkan beliau kerap mengalami sakit pinggang. Meski begitu, beliau hanya bisa menahan rasa sakitnya karena tak punya uang untuk beli obat dan tak tahu harus berbuat apa. Mari kita bantu ringankan beban beliau dengan berdonasi di link berikut ini.
kitabisa.com/campaign/bantupakkarnali
Semoga Pak Karnali sehat selalu dan diberikan kelancaran rezeki agar beliau bisa makan dan tak perlu menahan rasa laparnya. Semoga orang di sekitar beliau pun lebih peduli kepadanya dan tidak berbuat jahat bahkan sampai melempari beliau dengan batu. Terima kasih orang baik.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet