© Tekno.tempo.co
Kisah yang membanggakan ini berasal dari seorang anak TKI bernama Riska. Meski ibunya seorang tenaga kerja imigran di Malaysia, tetapi hal ini tak membuat anaknya patah semangat dalam mewujudkan impiannya.
Dilansir dari laman tekno.tempo.co (11/7), Riska mendapatkan Beasiswa Indonesia Maju dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi. Tentu hal ini salah satunya berkat kerja kerasnya.
Gak langsung berhasil, Riska awalnya tak lolos di gelombang pertama meski saat itu ia sempat mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari University of Michigan di United States tetapi hal itu tak membuatnya langsung lolos beasiswa.
Kemudian, Riska pun berusaha memperbaiki kekurangannya di gelombang kedua. Dia memaksimalkan kesempatan dalam membuat esai, TOEFL/IELTS serta dokumen pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk persyaratan beasiswa tersebut.
Riska harus menyiapkan berbagai dokumen itu dalam waktu yang singkat. Dia pun sempat mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam memperoleh beasiswa itu yaitu dari segi manajemen waktunya.
Untungnya orang tua serta para guru Riska selalu mendukungnya agar bisa mendapatkan beasiswa tersebut. Riska sendiri adalah anak TKI di mana ia dan orang tuanya tinggal di Malaysia.
Berasal dari Sulawesi Selatan, Riska menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). Dia pun memiliki segudang prestasi di sekolah seperti Finalis Story Telling Tingkat SMP Kompetisi Sains, Seni, dan olahraga (KS20) Sekolah Indonesia Luar Negeri se-Malaysia, Kompetisi Cerdas Cermat PPKN yang diselenggarakan oleh beberapa Universitas di Indonesia.
Selain itu, ia juga sempat jadi Finalis Event “ Quote” Nulis Rasa Batch 3 yang diselenggarakan oleh Naskah Rasa, dan finalis dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN) bidang Geografi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
University of British Columbia © U.S. News & World Report
SIKK merupakan salah satu sekolah Indonesia luar negeri yang ada di seluruh dunia. Sekolah ini biasanya diperuntukkan untuk WNI yang orang tuanya bekerja menjadi pahlawan devisa. Akhirnya, kini Riska pun berhasil mendapatkan beasiswa S1 di University of British Columbia meski orang tuanya hanya TKI. Wah, keren banget ya. Gimana menurutmu?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet