© Bma.org.uk
Virus corona sudah menyebar di berbagai negara, termasuk Italia. Di negara tersebut, angka kematian akibat Covid-19 telah mencapai 11 ribu jiwa, menjadikannya sebagai negara tertinggi korban meninggal. Sedangkan jumlah total kasusnya saat ini mencapai 101 ribu lebih, dan tentu saja tenaga medis menjadi orang yang sangat berisiko terpapar virus corona.
Seperti yang dialami oleh tenaga medis ini. Melansir dari Dailymail.co.uk, namanya adalah Daniela Trezzi (34), seorang tenaga medis yang menjadi garda depan menghadapi krisis virus corona tepatnya di rumah sakit di Lombardy, wilayah dengan kasus infeksi virus corona paling tinggi di Italia.
Pada suatu waktu, Trezzi dinyatakan positif Covid-19. Mengetahui hal ini, dia pun memutuskan untuk bunuh diri. Dia merasa bersalah karena telah terinfeksi dan takut akan menularkan orang lain.
Daniela Trezzi © Dailymail.co.uk /Newsflash/Daniela Trezzi
Kabar ini dikonfirmasi oleh The National Federation of Nurses of Italy dalam sebuah pernyataan semalam.
" Kami menyatakan duka cita dan kesedihan kami karena kematian rekan muda kami. 450.000 profesional kami akan bergabung bersama di sekitar kerabat dan keluarga DT," ucap Mario Aparone selaku Direktur Rumah Sakit San Gerardom melansir dari Merdeka.com
Di Italia, kini angka tenaga medis yang telah terinfeksi virus corona sudah sekitar 5.760 orang. Semoga virus corona ini cepat berakhir sehingga nggak ada korban lain yang berjatuhan, ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet