© Youtube.com/SelebtubTV
Seorang remaja dari Palembang yang tidak disebutkan namanya tersebut telah menajdai korban pemerkosaan oleh seorang dukun cabul, Duh!
Menurut sebuah Media lokal, Kejadian tragis ini bermula dari niat korban yang merasa hamil karena telat menstruasi berniat untuk menggugurkan janinnya ke sang pelaku yang berprofesi sebagai dukun. Pada hari itu, pemerkosaan di lakukan di rumah kediaman pelaku, Kelurahan Talang Jambi, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Ilustrasi Pemerkosaan oleh Bapak © Shutterstock
“ Karena sudah dua bulan telat datang bulan, korban ini merasa dirinya hamil. Sehingga berniat menggugurkan kandungan melalui bantuan pelaku yang dikenal sebagai dukun,” kata Kompol Irwanto.
Menurut kabar, korban mengenal sang pelaku yang berprofesi sebagai dukun dari kekasihnya, saat keduanya bertemu dan menanyakan apakah bisa pelaku menggugurkan kandungannya, ia menyanggupi dengan syarat korban harus mengikuti ritual-ritual darinya.
“ Modus dukun cabul ini meminta korban menginap di kontrakannya agar dapat menjalankan ritual yang dimaksud,” ujar Kompol Irwanto.
Ilustrasi Pemerkosaan © thejakartapost.com
Ketika sudah di rumahnya, pelaku meminta korban untuk berhubungan badan dengannya sebagai syarat ritual untuk menggugurkan kandungannya. Karena korban menolak keras, pelaku akhirnya mengancam akan membunuh korban pad saat itu.
“ Korban awalnya menolak dan sempat berontak tapi tidak berdaya, pelaku juga mengancam akan membunuh korban” tutur Kompol Irwanto.
Karena sendirian, akhirnya korban pasrah sehingga membuat pelaku memperkosa korban sebanyak tiga kali. Sehabis kejadian itu, pelaku mengancam korban untuk tidak menyebarkan ke siapapun kejadian ini jika ingin tetap selamat.
Dukun Cabul © youtube.com/SelebtubTV
Namun, korban yang ketakutan akhirnya tidak menceritakan kejadian ini kepada kekasihnya dan bersama-sama mereka melaporkan dukun cabul ini ke polresta.
Pelaku akhirnya dapat di tangkap di kediamannnya sendiri dengan sangat mudah dan ddilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan visum, petugas medis mengatakan bahwa korban tidak dalam kondisi hamil. Korban pun merasa hamil karena ia sudah dua bulan telat datang bulan.
Duh, ada-ada saja ya! Coba tulis tanggapan kalian di kolom komentar ya!
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet