© Darlin.it
Taman Wisata biasanya identik dengan wahana seperti Roller Coaster, dan wahana ekstrem lainnya. Selain itu, taman wisata juga identik dengan tempat bermain keluarga dan anak-anak untuk melepas penat di akhir pekan.
Nah, bagaimana jika taman wisata justru tidak diperbolehkan untuk anak-anak?
Ya, sebuah taman wisata bernama Erotikaland ini memang memiliki tema yang jauh dari kesan anak-anak. Bagaimana tidak, taman wisata ini justru memiliki tema seks. Seperti apa ya taman ini? Dilansir dari NY Times, berikut ulasannya!
Erotikaland © dailymail.co.uk
Taman ini dibangun di Piracicaba, sekitar 2 jam perjalanan dari Sao Paulo. Taman yang telah dibuka sejak 2018 lalu ini memiliki fasilitas wahana seperti biasanya. Hanya saja, beberapa wahana seperti bumper car, memiliki bentuk seperti kelamin manusia.
Ada juga fasilitas kolam renang khusus tanpa busana. Artinya yang ingin renang di sana tidak boleh memakai sehelai benangpun yang menempel di tubuhnya.
Erotikaland © mononews.gr
Untuk harga tiketnya, pengunjung harus membayar sekitar 100 USD atau Rp 1,3 juta. Ini sudah termasuk akses pengunjung ke toko afrodisiak, yakni zat-zat peningkat dorongan syahwat maupun penjaga ketahanan performa.
Meskipun begitu, tidak akan ada izin untuk melakukan hubungan seks di tempat wisata ini.
Berminat untuk ke tempat ini?
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah