© Shutterstock.com/zhang Tianle
Jika selama ini kita beranggapan bahwa seks untuk melampiaskan hasrat semata, ternyata itu nggak sepenuhnya benar lho. Seorang pakar seks menyatakan bahwa berhubungan intim dengan pasangan ternyata punya banyak manfaat lho.
Tapi usut punya usut, pasangan yang jarang bercinta ternyata jadi lebih gampang marah nih. Kalau udah marah, mau diajakin berhubungan pun pasti udah nggak nikmat.
Ilustrasi Pasangan Marah © freepik.com/jcomp
Laura Berman, Ph.D, pimpinan kesehatan seksual wanita di Chicago menyatakan bahwa seks adalah obat kemarahan. Ketika kehidupan seks tidak berjalan baik, hubungan akan menjadi rapuh, mulai timbul jarak, bahkan parahnya bisa berakhir dengan perceraian. Manakala hubungan seksual nggak terjadi sebagaimana mestinya, maka salah satu pihak akan rentan merasakan kemarahan.
James Coan, Ph.D., psikolog dari Universitas Virginia menyatakan hal serupa. Hubungan seksual yang dilakukan secara rutin memberikan dampak yang baik pada proses penyembuhan. Bahkan seks secara rutin membuat pasangan jadi jarang sakit dan hidup lebih lama.
Nggak cuma itu, James juga menambahkan bahwa hubungan intim dengan pasangan bisa menurunkan tingkat kegelisahan, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki sistem imun. Hormon oksitosin dan endorphins yang dilepaskan saat bercinta, menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah