© Dispatch.com
Akhir-akhir ini drama Korea 'The World of The Married' tengah ramai diperbincangkan di berbagai media sosial. Para netizen rupanya memiliki perasaan yang sama mengenai drama ini, yaitu geram. Bahkan ada yang sampai tersulut emosinya sampai mereka harus memarahi Han Soo Hee sebagai pemain Pelakor di drama ini melalui kolom komentar instagramnya. Kamu merasa begini juga nggak?
Dilansir dari liputan6.com, menurut dokter spesialis kejiwaan atau psikiater, dr Andri SpKJ FACLP, ternyata memang sangat wajar jika kita terbawa dalam arus emosi saat menonton sebuah tontonan dan larut dalam ceritanya.
Heboh Drama Korea The World of the Married, Pelajaran Tentang Hubungan Apa Sih yang Bisa Diambil? © © MEN
Hal seperti ini, kata Andri, bukan baru-baru saja terjadi. Khusus di Indonesia, para penonton sinetron sudah memerlihatkan tingkah seperti itu jauh sebelum Instagram dan Twitter menjadi media beropini.
" Tidak hanya drama Korea, tapi juga sinetron kita bisa terbawa. Kalau ceritanya bagus dan peran dari para masing-masing aktornya bagus, kita akan merasakan emosi yang ada di dalam film tersebut," kata Andri saat dihubungi Health Liputan6.com.
Nggak hanya itu, ketika penonton dapat merasakan apa yang dirasakan para pemain dalam drama tersebut, berarti para aktor dan aktrisnya bermain dengan sangat menjiwai peran.
" Dulu ingat banget waktu zamannya ada Ibu Subangun (pemeran antagonis di sinetron Keluarga Rahmat). Zaman tua banget tuh sinetron. Dia sangat galak, dia peran antagonis, sehingga ketika dia berjalan di mana gitu, dia pernah bilang sampai ada orang yang langsung narik rambutnya gitu saking kesalnya," kata Andri.
" Sehingga orang itu tidak bisa membedakan mana kenyataan, mana yang ada di sinetron, tapi ya kalau kita bilang ya memang demikianlah. Kalau aktor itu sampai begitu menjiwai, orang bisa ikut-ikutan kesel. Orang bisa nggak senang dan benci bahkan dengan aktor tersebut padahal itu hanya di film," ujarnya.
Han So Hee © Sompi.com
Menurut pria yang aktif di Twitter dengan nama @MbahNdi ini tak ada istilah khusus untuk menggambarkan kondisi semacam itu.
" Menurut saya itu biasa, enggak ada pakai istilah-istilah psikologislah. Kalau saya, sih, melihatnya itu wajar saja-saja," kata Andri.
Dia menambahkan penonton-penonton di Indonesia pasti bisa membedakan mana kenyataan, mana yang tidak. Dan, sangat wajar apabila kita sampai menyukai sesuatu 'sebegitunya'.
Nah, jadi sebenarnya ketika kita terbawa perasaan dengan suatu drama memang merupakan hal yang wajar. Meski ini bukan suatu penyimpangan, namun jangan sampai kita beraksi yang tidak-tidak juga ya.
Komentarlah sewajarnya, dan ingat juga jika para pemain drama ini hanya memainkan peran yang ada di skenario mereka. Han So Hee aslinya bukan pelakor kok, eh tapi nggak tau lagi deh! HAHA.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet