8 Gejala Batu Ginjal pada Wanita, Pria di Awal Penyakit

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Kamis, 5 Maret 2020 12:00
8 Gejala Batu Ginjal pada Wanita, Pria di Awal Penyakit
Dan ya, ini literally batu yang memang berada di dalam ginjal gitu. Makanya nggak heran kalau gejala sakitnya terasa luar biasa.

Jadi, gejala batu ginjal akibat penyakit batu ginjal ini muncul karena tubuh tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, urin jadi terkonsentrasi dengan kadar mineral tertentu yang lebih tinggi. Pada saat kadar mineral tinggi itulah maka kemungkinan batu ginjal akan terbentuk.

Ukurannya? Bisa bervariasi. Bisa kecil banget, atau tumbuh dengan diameter beberapa senti. Bahkan beberapa batu ginjal bisa besar banget sampai bisa memenuhi ruang ginjal.

Meski terbentuk ke ginjal, batu ini bisa jalan-jalan ke bagian lain dari saluran kandung kemih.

Saat berukuran kecil dan nggak meninggalkan ginjal, gejala batu ginjal nggak akan terasa. Penderita mungkin nggak akan menyadari penyakit ini sampai si batu ginjal bergerak ke ureter, saluran urin dari ginjal ke kandung kemih.

1 dari 4 halaman

Gejala Batu Ginjal pada Wanita

Ilustrasi Sakit PerutIlustrasi Sakit Perut © John Hopkins Medicine/pulse.ng

Sebuah penelitian terbaru menemukan kalau wanita lebih rentan terkena batu ginjal ketimbang laki-laki. Mengapa? Karena mereka kemungkinan punya apa yang disebut dengan batu infeksi, yang biasanya menjadi penyebab infeksi saluran kemih kronis.

Ada perbedaan jenis batu ginjal yang diidap oleh laki-laki dan perempuan, misalnya nih batu ginjal jenis asam urat lebih banyak menyerang pria daripada wanita.

Jenis baru ginjal yang ini nih berkembang ketika urin terlalu asam. Selain itu, pola makan yang kaya dengan urin juga dapat meningkatkan kadar asam pada purin.

Sedangkan untuk wanita, jenis batu ginjal struvite banyak menimpa mereka dengan infeksi saluran kemih. Batu-batu ini bisa besar dan menyebabkan penyumbatan kemih.

Batu ginjal terbentuk sebagai hasil dari infeksi ginjal. Mengobati infeksi yang mendasarinya dapat mencegah perkembangan batu struvite.

Hingga sat ini masih belum ditemukan perbedaan gejala batu ginjal yang dialami oleh pria maupun wanita. Meski begitu, ada
sebuah cerita yang disampaikan oleh seorang dokter di laman kevinmd.com tentang bagaimana laki-laki dan wanita menangani rasa sakit gejala batu ginjal.

Berdasarkan pengalamannya nih, secara konsisten, wanita terbukti jauh lebih tabah, dewasa dalam menangani penyakit daripada pria.

2 dari 4 halaman

Gejala Batu Ginjal pada Pria

Ilustrasi Batu GinjalIlustrasi Batu Ginjal © medicalnewstoday.com

Jenis kelamin menentukan gimana sih kandungan pada batu ginjal. Misalnya, pada pria akan lebih mungkin membentuk batu ginjal dengan kandungan kalsium oksalat, dan apatite sementara wanita cenderung membentuk batu dnegan kandungan fosfat.

Hal ini kemungkinan terjadi karena kecenderungan mengeluarkan zat tertentu saat sedang buang air kecil, dan konsumsi makanannya.

Secara keseluruhan, wanita mengkonsumsi lebih banyak sayuran, biji-bijian olahan, dan produk susu rendah lemak, tetapi makan lebih sedikit daging merah, daging olahan, minuman berenergi tinggi, bir, dan makanan cepat saji daripada pria.

Secara umum, wanita juga mungkin punya diet dengan kualitas tinggi dibanding pria.

Khusus untuk pria, nyeri karena gejala batu ginjal bisa dirasakan menjalar hingga testis dan lipatan paha.

3 dari 4 halaman

Gejala Penyakit Batu Ginjal

Ilustrasi Sakit PerutIlustrasi Sakit Perut © aidsmap.com

Gejala batu ginjal yang terjadi pada penderitanya bisa terjadi dalam bentuk :

Nyeri di Punggung, Perut, atau di Bagian Samping Perut

Gejala batu ginjal yang ini katanya sih nyeri banget. Bahkan beberapa orang bilang kalau rasanya lebih menyakitkan daripada saat sedang melahirkan.

Dilansir dari healthline.com, rasa sakitnya cukup kuat sampai ada 1 juta kali kunjungan ke UGD karean merasakan gejala batu ginjal ini.

Rasa sakit akibat gejala batu ginjal biasanya dimulai saat sebuah batu bergerak ke ureter yang sempit itu. Pergerakan ini membuat penyumbatan, yang akhirnya ada tekanan menumpuk pada ginjal.

Nah, tekanan ini bakalan mengaktifkan saraf yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.

Nyeri pada gejala batu ginjal ini datang dengan tiba-tiba. Saat si batu bergerak, nyerinya juga bergerak dari sisi lokasi dan intensitas.

Kayak gebetan, rasa sakit gejala batu ginjal suka hilang dan datang sesuka hati, dan diperburuk dengan kondisi ureter saat sedang berkontraksi. Gelombang sakit pada gejala batu ginjal bisa berlangsung beberapa menit, lalu hilang, lalu datang lagi.

Gejala batu ginjal ini akan terasa sakit di sepanjang sisi dan punggung, du bawah tulang rusuk. Selanjutnya, menyebar ke perut dan selangkangan saat batu bergerak ke bawah saluran kemih.

Batu besar bisa aja lebih bikin sakit daripada batu ginjal yang berukuran kecil. Tapi, tingkat sakit gejala batu ginjal iuni nggak selalu berhubungan dengan ukurannya. Batu kecil juga bisa aja sakit banget sih.

Ilustrasi Batu GinjalIlustrasi Batu Ginjal © medicalnewstoday.com

Rasa Nyeri atau Terbakar saat Buang Air Kecil

Saat batu mencapai persimpangan antara ureter dan kandung kemih, penderita akan mulai merasa sakit saat buang air kecil.

Rasa sakitnya bisa terasa tajam atau terbakar. Kalau penderita nggak tahu bahwa itu merupakan gejala batu ginjal, bisa aja penderita mengira kalau itu adalah sakit karena infeksi kandung kemih.

Sering Kebelet Buang Air Kecil

Saat hasrat buat pipis terasa mendesak banget dan lebih sering daripada biasanya, maka biasa aja itu merupakan gejala batu ginjal yang sedang traveling ke bagian bawah saluran kemih.

Darah dalam Urin

Darah dalam urin adalah gejala batu ginjal yang umum dialami orang-orang, dan disebut dnegan hematuria.

Darah pada urin bisa berwarna merah, merah muda, atau coklat. Kadang-kadang sel darah terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop tapi bisa dilakukan tes di bawah mikroskop kalau dokter udah melihat keberadaan gejala batu ginjal.

Urin Keruh dan Berbau

Jadi, air seni yang sehat tuh nggak berwarna dan nggak berbau yang kuat banget gitu. Saat kondisinya keruh dan berbau busuk, maka bisa jadi itu merupakan gejala batu ginjal atau bagian lain dari saluran kemih.

Sebuah studi menunjukkan kalau sebanyak 8 persen penderita mengalami gejala batu ginjal akut berupa infeksi saluran kemih.

Pipis Sedikit demi Sedikit

Jadi, batu ginjal yang besdar kadang tersangkut di ureter yang kmudian akan menyumbat, memperlambat atau menghentikan saluran urin.

Saat penyumbatan ini terjadi, akibatnya muncul gejala batu ginjal berupa pipis yang cuman sedikit sedikit. Saat nggak bisa pipis sama sekali biasanyamerupakan tanda darurat medis.

Mual dan Muntah

Gejala batu ginjal berupa mual dan muntah umum banget dialami oleh penderitanya. Gejal abatu ginjal ini terjadi karena koneksi saraf bersama antara ginjal dan saluran pencernaan

Demam dan Menggigil

Keberadaan demam dan menggigil beserta dengan gejala batu ginjal lain bisa saja membuktikan keberadaan infeksi di lokasi tersebut. Dan perlu diingat kalau demam dnegan rasa sakit tuh memerlukan perhatian medis segera.

4 dari 4 halaman

Gejala Awal Batu Ginjal

Ilustrasi Sakit PerutIlustrasi Sakit Perut © gballgiggs/Fotolia

Gejala batu ginjal bisa aja nggak terasa di awal penyakit, atau bahkan nggak terasa sama sekali, namun ada juga yang merasakan sakit banget seperti yang ditulis Diadona dalam gejala batu ginjal di bagian atas artikel ini.

Yang penting adalah, pengetahuan tentang gejala batu ginjal akan membantu kamu mendeteksi lebih dini sehingga penderita akan lebih cepat mendapatkan pertolongan.

Beri Komentar