© Kapanlagi.com
Satria Dewa Studio (SDS) mengumumkan secara resmi bahwa Hanung Bramantyo akan menjadi sutradara di film Satria Dewa Gatotkaca. Hal ini disampaikan langsung oleh Eksekutif Produser SDS, Rene Ishak. Melansir CNN (28/1), ia mengaku punya alasan tersendiri mengapa memilih Hanung sebagai sutradara.
Alasan tersebut diungkapkan lantaran ia ingin agar film Satria Dewa Gatotkaca tidak melulu menonjolkan sisi kekerasan.
" Dari awal kami ingin mengangkat tema keluarga pada film ini, kami tidak ingin selalu menonjolkan unsur kekerasan sebagai konten utama," jelas Rene.
" Selain itu kami punya visi dan misi menumbuhkan kembali rasa cinta anak-anak dan remaja terhadap kebudayaan Indonesia, terutama pewayangan. Maka Hanung kami pilih sebagai sutradara paling tepat," lanjutnya.
Terkait hal ini, Hanung merasa sangat bangga dapat menyutradarai film dari kisah Mahabrata. ia merasa film ini sangat menarik karena membawa legenda perwayangan Indonesia ke layar lebar.
" Ini sebuah kebanggaan buat saya, selain sarana hiburan GatotKaca juga bagian dari usaha untuk menjaga kebudayaan Indonesia. Lewat film ini kami ingin mengenalkan kembali tokoh-tokoh perwayangan kepada anak-anak serta remaja Indonesia," kata Hanung.
Film ini dijadwalkan akan diproduksi pada Maret 2020 dan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Oktober 2020.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda
Skincare Routine Kulit Eczema: Urutan Cleanse, Repair, Moisturize, dan Protect

AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
