© Wallsdesk.com
Beberapa restoran di Manado menghentikan menjual menu daging kelelawar.
Hal tersebut dilakukan karena kelelawar atau yang biasa disebut paniki di Manado merupakan penyebab dari virus Corona.
Paniki © wikipedia.com
Salah satu pemilik restoran khas Minahasa di Manado mengatakan, setelah mengetahui bahwa kelelawar merupakan penyebab dari virus Corona, dia langsung menarik menu tersebut dari menu.
" Bukan persoalan ada virus atau tidak, takutnya karena persaingan usaha, kemudian tiba-tiba ada hal yang dibuat-buat untuk menjatuhkan nama rumah makan, karena kami masih menjual menu paniki (kelelawar). Jadi, saya putuskan menarik semua menu makanan tersebut," ucap pemilik restoran tersebut.
Dengan adanya keputusan ini, banyak pelanggan yang merasa kecewa. mereka mengatakan bahwa semua makanan tidak akan menimbulkan penyakit bila diolah dengan baik.
Belum sampai ke Indonesia saja orang-orang sudah pada panik, ngeri juga ya? Jangan lupa tulis komentarmu di bawah ya.
AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia
Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia
XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet
SARGA.co Raih The Sraya Recognition Untuk Social Impact, Dorong Peran Perempuan Di Pacuan Kuda


AI Kini Jadi Pedoman Kecantikan Baru Berdasarkan Studi Maverick Indonesia

Viva Cosmetics Turut Hadir di Sraya Nusa 2026, Usung Rebranding Gen Z

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi untuk Perempuan Indonesia

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet