10 Penyebab Korupsi di Indonesia baik Faktor Internal maupun Ekternal

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Sabtu, 25 Juli 2020 13:57
10 Penyebab Korupsi di Indonesia baik Faktor Internal maupun Ekternal
Penyebab korupsi mungkin bisa dibilang karena rendahnya moral pelaku. Namun ternyata sistem dalam lingkup tersebut punya andil besar

Korupsi ada dalam masyarakat dalam setiap peradaban. Namun prakteknya menguat selam 20 tahun terakhir. Bentuk dan efeknya pada sisi ekonomis dan masyarakat bisa beragam, dengan penyebab korupsi yang juga tak seragam.

Karena korupsi mencangkup berbagai jenis, maka penyebab korupsinya bisa banyak banget. Bisa karema karakteristik pribadi, sosial, maupun organisasi. Dan sebenernya ini adalah pembahasan yang penting banget buat dibicarakan dengan tujuan untuk menekan jumlah kasus korupsi.

1 dari 3 halaman

Faktor Penyebab Korupsi

Penyebab KorupsiPenyebab Korupsi © 2020 shutterstock.com/Atstock Productions

Dilansir dari buku Korupsi, Penyebab dan Konsekuensi karya Stefan Sumah, penyebab korupsi secara garis besar antara lain karena lingkungan politik dan ekonomi, etika dan legislagi profesional, dan tradisi.

Lingkungan Politik dan Ekonomi

Bisa dikatakan bahwa ini adalah penyebab korupsi yang paling berpengaruh. Kenapa? Begini.

Semakin banyak kegiatan ekonomi di negara yang diatur dan dibatasi, maka pejabat akan punya otoritas yang semakin tinggi. Ini sangat memungkinkan mereka buat melakukan korupsi karena indivisu bersedia membayar atau menawarkan pembayaran untuk menghindari pembatasan tersebut.

Lebih jauh lagi, penyebab korupsi karena politik dan ekonomi bisa diurai lagi dalam beberapa poin, antara lain:

Sektor Keuangan yang Tidak Teregulasi dengan Baik

Ini dibukytikan dalam suatu penelitian bahwa kalau sektor keuangan diatur dengan baik, maka nggak akan banyak ekonomi informal atau pasar gelap.

Administrasi yang Berantakan

tingkat efisiensi publik bisa menentukan sejauh mana korupsi dapat menemukan lahan gemburnya. Efisiensi tersebut ditentukan oleh kualitas peraturan dan perizinan.

Rendahnya Gaji Pegawai Publik

Ini memang sangat mungkin jadipenyebab korupsi karena bagaimanapun mereka pasti sedang berusaha untuk meningkatkan posisi keuangan, dan salah satu caranya yakni dengan menerima suap.

Tapi ini nggak tentu juga lho, karena gaji yang lebih tinggi juga memperkuat kekuatan negosiasi yang tinggi, yang mengarah pada suap yang lebih kuat.

Etika Profesional

Etika Profesional

Sebenarnya ini adalah amsalah khusus. Gini nih maksudnya. Kerja administrasi memerlukan waktu yang berbeda

Lemahnya Hukum

Salah satu penyebab korupsi sebenarnya karena kurangnya transparansi dan kurangnya kontrol oleh lembaga pengawas. Makanya, di mana ada dasar hukum yang nggak bisa merangkul kepentingan atau nggak ada kemauan politik yang kuat, maka bisa banget terjadi politik ekonomi yang tidak transparan. Akibatnya, korupsi berkembang.

Kebiasaan

Dan ya, harus kita akui kalau praktek korupsi sudah berakar kuat dan hampir menjaid kebiasaan yang kebablasan.

Sikap Negara

Negara yang berbeda punya sikap yang berbeda terhadap korupsi. Di Eropa saja nih sudah ditemukan dua ektrim, dari negara yang nggak menoleransi korupsi secara ekstrim dan negara di mana korupsi adalah fenomena yang hampir normal.

Kebiasan Negara

Penyebab korupsi timbul dari kebiasaan mengucapkan 'terimakasih' kepada pelayan publik dalam bentuk hadiah dan pemberian. Menurut mereka, ini adalah ungkpana sopan santun, sedangkan menurut negara atau kebiasaan lain, ini adalah korupsi.

emuanya hanya masalah etika dan moralitas; namun, mereka bisa sangat berbeda di wilayah dan negara yang berbeda.

Kurangnya Moral

Harus disadari kalau penyebab korupsi yang paling dasar yakni karena kurangnya mora dari pelaku. Mereka tentu tahu tentang perbuatan mereka, namun mereka memilih buatbertindak buruk. Keserakahan sering digabungkan dnegan faktor ini dan menentukan arah moral seseorang.

Rendahnya Kesadaran tentang Bahaya Korupsi

Korupsi mungkin tidak dilakukan secara bersama-sama dalam suatu kelompok. Maka di balik itu sebenarnya ada pihak-pihak yang tak ikut serta namun memilih untuk diam. Itulah pentingnya suatu aturan hukum yang mengatur bahwa kegagalan untuk mengungkapkan informasi bisa dianggap sebagai tindak pidana.

2 dari 3 halaman

Penyebab Korupsi di Indonesia

Penyebab KorupsiPenyebab Korupsi © 2020 shutterstock.com/Atstock Productions

Melansir laman Komisi Pemberatasan Korupsi Indonesia, gabungan dari sifat materialistik dalam diri seseorang dan sistem politik yang masih mendewakan materi adalah penyebab korupsi. Sepanjang hal tersebut masih ada maka korupsi akan terus terjadi.

Perilaku korupsi pada dasarnya memang sebuah fenomena yang punya implikasi ekonomi dan politik. Penyebab korupsi tertuang dalam beberapa teori, antara lain:

Teori Means-Ends Scheme : Robert Merton

Tekanan sosial menajdi penyebab korupsi, membuat pelakunya melakukan pelanggaran norma-norma.

Teori Solidaritas Sosial

Emile Durkheim memandak kalau sebenarnya masyarakat itu bersifat pasif dan dikendalikan oleh masyarakatnya

Teori Gone

Penyebab korupsi dinyatakan dalam teori Gone oleh Jack Bologne, yakni keserakahan, kesembatan, kebutuhan dna juga pengungkapan.

3 dari 3 halaman

Faktor Penyebab Korupsi Internal dan Eksternal

Penyebab KorupsiPenyebab Korupsi © 2020 shutterstock.com/Atstock Productions

Melansir dari website KPK, penyebab korupsi dibedakan menjadi penyebab internal dan eksternal.

Faktor Internal adalah penyebab korupsi yang datang dari diri pribadi, meliputi:

Aspek Perilaku Individu

Dimana dalam diri individu tersebut memang sudah tertanam sifat-sifat tersebut. Dia akan mencari celah agar bisa melakukan tindakan korupsi.

  • Sifat rakus
  • Moral yang kurang kuat
  • Gaya hidup konsumtif

Aspek Sosial

Keluarga

Yakni penyebab korupsi karena dorongan perilaku keluarga. Ini terjadi pada kaum behavioris yang menyatakan kalau lingkungan keluarga lah yang secara kuat justru memberikan dorongan untuk korupsi. Dorongan itu mengalahkan sifat baik seseorang yahg ada dalam dirinya.

Lingkungan

Alih-alih melarang dan memberikan dukungan, lingkungan justru malah mendorong orang untuk melakukan korupsi.

Faktor Eksternal

Yakni penyebab korupsi yang berasal dari hal-hal di luar diri pelaku

Aspek Masyarakat Terhadap Korupsi

Di mana nilai-nilai masyarakat justru jadi lahan gembur berlangsungnya korupsi. Apa saja?

  • Masyarakat kurang sadar bahwa korban dari korupsi adalah mereka sendiri
  • Masyarakat kurang sadar kalau mereka sendiri sedang terlibat dalam korupsi
  • Masyarakat ngak sadar kalau korupsi sebenarnya bisa dicegah dan diberntas dengan andil mereka.

Ekonomi

Korupsi terjadi karena pendapatan nggak mencukupi

Aspek Politis

Kepentingan politik untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan

Aspek Organisasi

  • Pimpinan kurnag punya skap teladan
    Nggak adanya kultur organisasi yang benar
    Kurang memadai sistem akuntabilitas yang benar
    Kurangnya sistem pengendalian manajemen

Penyebab korupsi ternyata nggak cuman muncul dari satu sisi saja, melainkan kombinasi dari berbagai aspek yang mendukung tindakan tersebut. Maka bisa dibilang bahwa tak heran kalau semakin bayak pejabat publik yang terseret di dalamnya.

Beri Komentar