Rambut di Ketiak Lebih Cepat Tumbuh Dibanding di Kepala, Benarkah?

Reporter : Anif Fathul Amin
Senin, 27 September 2021 18:03
Rambut di Ketiak Lebih Cepat Tumbuh Dibanding di Kepala, Benarkah?
Beneran nggak sih ini?

Selama ini, banyak dari kita yang merasa bahwa dibanding rambut di kepala kita lebih sering mencukur rambut di ketiak dan bagian tubuh lain termasuk kemaluan. Beberapa bahkan menggunakan cara waxing untuk tidak saja memangkas rambut ini namun menghilangkannya dengan cepat.

Bahkan, terdapat banyak orang yang percaya bahwa ketika rambut telah dicukur, maka dia akan kembali lebih lebat dibanding sebelumnya. Benarkah hal ini terjadi?

1 dari 5 halaman

Dilansir dari Channel News Asia, menurut dr. Calvin Chan dari Calvin Chan Aesthetic & Laser Clinic, seluruh rambut sebenarnya tumbuh pada kecepatan yang sama. Rambut tumbuh sekitar 0,3 mm setiap harinya.

2 dari 5 halaman

Ilustrasi Rambut WanitaIlustrasi Rambut Wanita © jooinn

Perbedaan antara rambut di kepala dengan bagian tubuh lainnya adalah durasi pertumbuhannya. Rambut di ketiak, kaki, dan area vital pertumbuhannya bakal berthenti setelah tiga hingga enam bulan.

Bahkan jika kamu tidak pernah mencukurnya sama sekali, terdapat batas bagi pertumbuhnnya. Paling panjang, rambut ini hanya bisa berkisar antara 2,7 hingga 5,4 centimeter.

3 dari 5 halaman

Ilustrasi Ketiak BersihIlustrasi Ketiak Bersih © shutterstock.com/g/Irina Bg

Walau begitu, pada rambut di kepala, pertumbuhannya bakal terus berlanjut hingga dua atau enam tahun sebelum berhenti, jelas dr Eileen Tan dari Mount Elizabeth Novena Hospital.

Pertumbuhan rambut di area sekitar kepala yang tampak cepat ini sesungguhnya hanyalah anggapan kita. Hal ini bisa terjadi karena perhatian kita yang lebih besar pada bagian tersebut.

4 dari 5 halaman

Secara umum, rambut di seluruh bagian tubuh rata-rata tumbuh sekitar 1 cm setiap bulannya baik di bagian depan, belakang, atau samping kepala. Pertumbuhan ini tetap sama walau tiap folikel rambut tummbuh secara mandiri.

" Hal ini tergantung oleh berbagai faktor mulai genetik hingga jenis rambut, hormon hingga aksi mekanikal seperti menarik rambut dan stres fisik," jelas dr. Chan.

Beri Komentar