Mengenal Heat Stroke, Kondisi Darurat Tubuh Akibat Suhu Cuaca Panas

Reporter : Anif Fathul Amin
Senin, 16 Mei 2022 08:03
Mengenal Heat Stroke, Kondisi Darurat Tubuh Akibat Suhu Cuaca Panas
Nggak cuman dehidrasi, heat stroke juga perlu kamu waspadai.

Menuju ke musim panas ini, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami peningkatan suhu. Cuaca panas ini mungkin terbilang wajar, namun kondisi panas ini bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Panasnya matahari bisa membuat kulit terbakar, dehidrasi, hingga mengalami heat stroke. Heat stroke merupakan kondisi tubuh yang paling berat akibat cuaca panas.

1 dari 7 halaman

Ilustrasi KepanasanIlustrasi Kepanasan © Shutterstock

Saat kondisi itu terjadi tubuh tidak bisa mengontrol suhu dalam tubuh. Bahkan suhu tubuh bisa meningkat hingga 40 derajat celcius atau lebih.

Selain terkena panas terik, olahraga atau aktivitas fisik berlebihan juga bisa menjadi penyebab heat stroke terjadi. Kondisi heat stroke bukanlah hal yang remeh, sehingga perlu untuk mendapatkan penanganan yang cepat. Berikut akan dijelaskan gejala dari heat stroke, sehingga teman-teman tidak terlambat memberikan penanganan.

2 dari 7 halaman

Gejala Heat Stroke

Wanita Sakit DemamWanita Sakit Demam © Shutterstock

Dikutip dari Kompas.com berikut beberapa tanda dan gejala heat stroke yang dapat muncul di antaranya, yakni:

1. Suhu Tubuh Tinggi

Suhu tubuh inti 40 derajat celcius atau lebih tinggi yang diperoleh dengan termometer rektal menjadi tanda utama heat stroke.

2. Kondisi Mental atau Perilaku

Saat mengalami heat stroke, seseorang bisa merasa kebingungan, menjadi cadel saat berbicara, mudah marah, mengalami kejang, hingga koma.

3. Perubahan Berkeringat

Pada heat stroke yang disebabkan oleh cuaca panas, kulit akan terasa panas dan kering saat disentuh. Namun, pada heat stroke akibat olahraga atau aktivitas berat, kulit mungkin akan terasa kering atau sedikit lembap.

3 dari 7 halaman

4. Mual dan Muntah

Seseorang yang mengalami heat stroke mungkin akan merasa mual atau muntah.

5. Perubahan Warna Kulit

Saat mengalami heat stroke, warna kulit bisa berubah menjadi merah karena suhu tubuh meningkat.

6. Napas cepat

Gejala lain dari kondisi ini adalah ritme napas menjadi lebih cepat. Bahkan napas juga menjadi lebih pendek-pendek seperti orang sesak napas atau kelelahan.

7. Detak Jantung

Denyut nadi dapat meningkat secara signifikan karena tekanan panas. Kondisi panas akan memberikan beban yang sangat besar pada jantung untuk membantu mendinginkan tubuh.

8. Sakit Kepala

Kepala mungkin akan terasa berdenyut-denyut saat mengalami heat stroke. Saat mengalami heat stroke ada beberapa langkah yang bisa teman-teman lakukan untuk pertolongan pertama.

 

4 dari 7 halaman

Penyebab Heat Stroke

Ilustrasi KepanasanIlustrasi Kepanasan © Shutterstock

Seperti yang telah diketahui, penyebab heat stroke adalah serangan panas bersuhu tinggi yang diterima cukup lama. Kondisi heat stroke ini sering kali diikuti oleh dehidrasi. Mengutip KlikDokter, faktor risiko penyebab heat stroke adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia

Heat stroke lebih mudah terjadi pada orang tua di atas 65 tahun, dan anak di bawah 4 tahun.

  • Kondisi lingkungan dan gaya hidup

Heat stroke sering terjadi pada lingkungan yang aliran udaranya kurang baik. Kondisi ini juga lebih mudah terjadi pada orang yang jarang minum air dan memiliki penyakit kronis. Peminum alkohol dalam jumlah banyak juga lebih mudah terserang heat stroke.

  • Kondisi kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan demam, seperti penyakit jantung, paru, ginjal, obesitas, berat badan rendah, tekanan darah tinggi, diabetes, kesehatan mental, dan kelainan sel darah.

5 dari 7 halaman

Pertolongan Pertama pada Heat Stroke

Selain memanggil bantuan paramedis, ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan seseorang yang mengalami heat stroke. Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Jauhkan Penderita dari Panas: Bawa penderita ke ruangan yang ber-AC atau jika tidak memungkinkan, bawa ke area yang teduh dan lebih dingin
  • Dinginkan Tubuh Penderita: Kipas-kipas tubuh penderita sambil mendinginkan kulitnya menggunakan kain yang dibasahi air dingin
  • Kompres Tubuh Penderita: Jika ada ice pack disekitar kamu, gunakan ice pack untuk mengompres penderita pada area ketiak dan belakang leher.

6 dari 7 halaman

Cara Mencegah Heat Stroke

Heat stroke sangat memungkinkan untuk diprediksi dan dicegah. Jika kamu berencana untuk melakukan kegiatan pada lingkungan yang panas, ini hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah heat stroke:

  • Gunakan pakaian yang berwarna terang, longgar, dan lindungi kepala menggunakan topi atau payung.
  • Lindungi kulit menggunakan sunscreen dengan SPF minimal tiga puluh dan jangan lupa untuk mengaplikasikan ulang.
  • Selalu jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih sesuai dengan kebutuhan tubuh, yaitu 8 gelas perhari. Jika perlu, kamu juga meminum minuman elektrolit.

Beri Komentar