Mandi Air Hangat Efektif Turunkan Demam, Mitos atau Fakta?

Reporter : Anif Fathul Amin
Kamis, 13 Januari 2022 17:03
Mandi Air Hangat Efektif Turunkan Demam, Mitos atau Fakta?
Kalian sering kayak gini juga nggak?

Demam adalah reaksi tubuh saat terkena infeksi atau penyakit. Karena tubuh mengalami peradangan, maka suhu tubuh naik. Ketika orang mengalami demam akibat penyakit, sering kali orang bilang jangan tidak mandi untuk menghindari suhu tubuh semakin tidak stabil. Meski begitu, ada pula yang bilang bawha mandi dengan air hangat dipercaya efektif untuk menurunkan demam.

Beneran nggak sih ini? coba yuk kita cross check sama-sama!

1 dari 6 halaman

 

Mandi air hangat ternyata efektif digunakan untuk menurunkan demam. Hal ini dikemukakan oleh dr. Kurniawan Satria Denta di akun Twitternya, @sdenta.

Dalam akunnya, dokter yang akrab disapa Denta ini menulis bahwa mandi air hangat memacu vasodilatasi, yaitu pembuluh darah melebar dan panas yang terperangkap di aliran darah bisa keluar.

Dikutip dari laman Antara, dr. Kurniawan Kurniawan Denta mengatakan bahwa mandi air hangat bisa dijadikan salah satu solusi menurunkan demam. Selain juga, mengonsumsi obat penurun panas.

2 dari 6 halaman

Wanita Sakit DemamWanita Sakit Demam © Shutterstock

Demam sendiri adalah naiknya suhu tubuh di atas suhu normal tubuh yang seharusnya. Menurut dokter dari RSUP dr. Sardjito Yogyakarta itu, demam sendiri adalah proses tubuh, fisiologis tubuh, sebagai respon akan sesuatu. Sesuatu di sini bisa karena infeksi, faktor non infeksi, dan produksi panas berlebih.

Faktor infeksi bisa karena masuknya patogan berupa virus atau bakteri. Seperti semisal, virus influenza. Sedangkan faktor non infeksi, bisa disebabkan karena penyakit-penyakit khusus seperti autoimun, kelainan hormonal, atau malah kanker.

3 dari 6 halaman

Dan faktor panas berlebih, bisa karena tubuh tengah melakukan olah raga intens, atau suhu ruangan yang sangat panas sehingga memicu tubuh untuk menyesuaikan suhu di luar tubuh.

" Ketika ada patogen masuk, ada bagian-bagian dari patogen yang dikenali oleh sistem pertahanan tubuh yaitu sel darah putih. Dan sel darah putih akan mengirim sinyal ke otak, ke hipotalamus," ujar Kurniawan Denta lewat sambungan telepon.

Hipotalamus sendiri adalah pusat pengaturan suhu. Ketika ada sinyal datang, hipotalamus akan menaikkan suhu tubuh dalam upaya untuk mengusir patogen.

4 dari 6 halaman

Ilustrasi Mandi Air HangatIlustrasi Mandi Air Hangat © Shutterstock.com

Ketika tubuh demam, kamu bisa langsung mengonsumsi obat penurun panas. Atau, kamu bisa mengatasinya dulu dengan solusi lain yang sangat efektif untuk menurunkan panas tubuh, yaitu mandi air hangat.

Ketika tubuh terkena air hangat, maka pembuluh darah akan melebar dan panas yang terperangkap di aliran darah akan terbebaskan alias keluar. Sebaliknya, jika mandi air dingin, maka besar kemungkinan pembuluh darah akan makin menyempit dan panas tak bisa keluar.

5 dari 6 halaman

ilustrasi wanita mandiilustrasi wanita mandi © thehealthy.com

Apalagi jika air dingin yang digunakan untuk mandi membuat kamu mengigil. Ketika tubuh menggigil, maka otak akan menerima sinyal untuk menaikkan suhu agar gigil tubuh berhenti.

Efeknya, panas atau demam pun akan semakin tinggi. Mandi air hangat memang bisa jadi solusi efektif, mengingat kita tak bisa menykamurkan solusi hanya pada konsumsi obat saja.

" Karena obat penurun panas tak bisa diminum setiap jam," ujar Kurniawan Denta.

6 dari 6 halaman

Suhu air yang pas digunakan untuk menurunkan demam adalah berkisar antara 29 hingga 32 derajat celcius. Yaitu suhu hangat suam-suam kuku. Jadi bukan air dengan suhu panas yang menyengat.

Karena jika terlalu panas, tubuh justru akan meningkatkan panas di dalamnya untuk menyesuaikan suhu di lingkungan luar.

Beri Komentar