Berjualan Pakai Jas Bak Pejabat, Pria Ini Namai Dagangannya 'Cilok Pejabat dari Rakyat untuk Rakyat'

Reporter : Anif Fathul Amin
Minggu, 1 Agustus 2021 17:03
Berjualan Pakai Jas Bak Pejabat, Pria Ini Namai Dagangannya 'Cilok Pejabat dari Rakyat untuk Rakyat'
Wih, keren banget abang satu ini!

Bagi para pedagang, mereka akan melakukan segala cara untuk melariskan jualannya. Mereka berlomba-lomba menggunakan cara unik untuk menarik minat pembeli. Nah, ini juga yang dilakukan oleh seoran penjual cilok di Lombok, NTB.

1 dari 5 halaman

Penjual Cilok Berjas Bak PejabatPenjual Cilok Berjas Bak Pejabat © Liputan6.com

Sosok penjual cilok asal Lombok ini baru-baru ini sukses mencuri perhatian netizen karena tampil tak biasa. Setiap harinya, pria yang akrab dipanggil Lutfi ini berjualan cilok keliling dengan memakai setelan jas lengkap bak pejabat.

Dengan penampilan uniknya ini, ia pun berhasil menarik minat pembeli hingga menaikkan omzet penjualan cilonya.

2 dari 5 halaman

Penjual Cilok Berjas Bak PejabatPenjual Cilok Berjas Bak Pejabat © Liputan6.com

Usaha jualan ciloknya ini, ia namai " Cilok Pejabat dari Rakyat untuk Rakyat" . Bukan tanpa sebab, ia menamai jualannya ini karena Lutfi menjabat sebagai kepala lingkungan di daerahnya.

Meski dinamai " Cilok Pajabat', tapi harganya masih tetap merakyat kok. Satu cup cilok ia hargai sebesar Rp 10 ribu saja.

Cilok jualannya ini juga lain daripada yang lain. SOalnya, cilok jualannya ini berasal dari campuran sawi hingga berwarna hijau. Selain itu, sambung Lutfi, bahan baku ciloknya terbuat dari daging sapi pilihan. Begitu pun saus yang dipakai merupakan saus pilihan.

" Mulai dari pengolahan sampai pembuatan saus kita jaga kebersihannya. Dari rasa terus kebersihan, kami jaga," ungkapnya.

3 dari 5 halaman

Penjual Cilok Berjas Bak PejabatPenjual Cilok Berjas Bak Pejabat © Liputan6.com

Setiap harinya, ia biasa berkliling menggunakan motor dengan pakaian jas lengkap. Biasanya, ia mulai berjualan dari jam 5 sore hingga 9 malam.

" Berjualan dari jam 5 sore sampai jam 9 atau jam 10 malam," ujarnya dikutip dari laman Liputan6.com.

Meski sedang pandemi seperti ini, jualannya laris manis hingga menghabiskan 4 kilogram cilok.

" Sekarang 4 kilo. Alhamdulillah laris," akunya.

4 dari 5 halaman

Penjual Cilok Berjas Bak PejabatPenjual Cilok Berjas Bak Pejabat © Liputan6.com

Lutfi mengaku, omzet jualannya bisa naik setelah ia berjualan dengan memakai jas. Ia juga menambahkan, sebelum jualan cilok dengan cara ini, omzetnya sangat kecil. Bahkan, ciloknya sering tak habis terjual.

" Biasanya sebelum pakai jas ini omzet itu sangat menurun. Bahkan dari penjualan 2 kilo atau 3 kilo tuh hampir setengahnya masih. Nah karena setelah menggunakan jas ini alhamdulillah omzetnya sekarang sudah normal, bahkan naik drastis," ujarnya.

Beri Komentar