Orang Tuanya Meninggal, 3 Anak Yatim Ini Terpaksa Jualan Sapu Lidi Demi Bisa Bertahan Hidup

Reporter : Anif Fathul Amin
Jumat, 26 November 2021 21:03
Orang Tuanya Meninggal, 3 Anak Yatim Ini Terpaksa Jualan Sapu Lidi Demi Bisa Bertahan Hidup
Tak hanya itu saja, mereka juga sering kelaparan dan tinggal di gubuk tak layak.

Kisah pilu datang dari tiga anak yatim piatu yang berjuang hidup usai ditinggal kedua orangtuanya. Mereka banting tulang untuk bertahan hidup. Sehari-hari mereka cuma bisa bekerja sesuai dengan apa yang bisa dikerjakan.

Tak jarang, mereka juga kelaparan bila tak mendapatkan penghasilan. Hidupnya makin miris karena mereka tinggal di sebuah gubuk tak layak.

1 dari 5 halaman

Kisah 3 Anak Yatim Jualan Sapu LidiKisah 3 Anak Yatim Jualan Sapu Lidi © Donasionline.id

Fatmawati dan dua adiknya merupakan yatim piatu yang menjalani kehidupan dengan serba keterbatasan. Ayah mereka meninggal dunia sejak 2 tahun lalu. Sementara sang ibu sudah terlebih dahulu kembali ke pangkuan sang pencipta.

" Tidak ada Ayah dan Ibu, 3 anak yatim piatu ini mencoba berjuang sendiri demi bisa bertahan hidup," tulis keterangan seperti nampak dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim.

2 dari 5 halaman

Kisah 3 Anak Yatim Jualan Sapu LidiKisah 3 Anak Yatim Jualan Sapu Lidi © Donasionline.id

Sehari-harinya, 3 anak yatim piatu ini bertahan hidup dengan pekerjaan seadanya. Salah satunya adalah dengan membuat sapu lidi. Sapu lidi yang sudah dibuatnya itu akan dijual kepada pelanggan. Namun, pendapatan yang didapat begitu jauh dari kata cukup.

" Mereka membuat sapu lidi untuk dijual, dan pilunya mereka hanya bisa mendapat uang 20 ribu/minggu," tulis keterangan dalam unggahan.

3 dari 5 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Rumah Yatim (Official) (@rumahyatim)

 

Penghasilan yang begitu minim membuat ketiga anak yatim piatu ini seringkali mengalami kelaparan. Saat ini mereka juga tinggal dalam sebuah gubuk yang tidak layak huni.

Gubuk tersebut adalah rumah peninggalan orangtuanya yang kini kondisinya sudah semakin lapuk.

"Makan ya cuma sekali aja, karena ga ada lagi Pak," lirih Fatmawati seperti dikutip dari unggahan Instagram @rumahyatim.

4 dari 5 halaman

Marilah kita membantu Fatmawati dan adiknyanya dengan menyisihkan sebagian uang agar kondisi ekonomi Bu Jannah bisa membaik. Donasi bisa disalurkan melalui link berikut ini.

Donasionline.id/3yatimpiatu

Terima kasih orang baik. Semoga Fatmawatidan kita semua selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki meski kondisi sedang sulit di masa pandemi begini.

Beri Komentar