Meski Tak Punya Kaki, Pria Ini Rela Lancarkan Lalu Lintas Selama 25 Tahun Tanpa Bayaran

Reporter : Anif Fathul Amin
Selasa, 9 Juni 2020 15:07
Meski Tak Punya Kaki, Pria Ini Rela Lancarkan Lalu Lintas Selama 25 Tahun Tanpa Bayaran
Pria ini sering mengatur lalu lintas di daerah Ciledug, Tangerang.

 

Baru-baru ini kisah seorang lelaki bernama Ahmad Junaedi yang bekerja sebagai pengatur arus lalu lintas di Ciledug kembali viral di media sosial. Lelaki yang kerap disapa 'Polantas' Bang Dedi itu memiliki tubuh yang tidak sempurna.

Kisah Bang Dedi itu sebenarnya sudah pernah jadi perhatian masyarakat di tahun 2013 lalu. Kisahnya kembali jadi sorotan usai diunggah akun Instagram @fakta.indo dan @ndorobeli pada Sabtu, (6/6).

Dalam unggahan video @fakta.indo, ampak seorang lelaki memakai baju polisi tengah mengatur arus lalu lintas. Lelaki tersebut merupakan penyandang tuna daksa alias mengalami gangguan gerak tubuh.

1 dari 3 halaman

Dari keterangan postingan, lelaki itu dikabarkan dulunya sangat bercita-cita ingin menjadi polisi. Akan tetapi, asa untuk menjadi abdi negara harus sirna kondisi tubuhnya tidak memenuhi syarat untuk menjadi seorang polisi.

      View this post on Instagram    

Bukan pemandangan asing bagi warga Ciledug. Lelaki tegar yang sangat setia menjalankan tugas layaknya seorang Polantas, membantu melancarkan arus lalin di depan Jl Gotong royong Ciledug, kota Tangerang. . Beliau memang seorang tunadaksa atau penyandang cacat tetapi semangatnya tidaklah kalah dengan manusia yang mempunyai fisik pada umumnya. . Beliauadalah Ahmad Junaedi atau akrab disapa Bang Dedy. Sudah sekitar 25 tahun lamanya, menjalankan tugas bukan hanya urusan kemacetan saja yg dihadapi. Aksi nakal para pelajar dari berbagai sekolah pun yang hendak melakukan aksi tawuran di sekitar wilayah tersebut kerap dilerai dan digagalkan oleh Bang Dedy walaupun dengan keterbatasan fisik yang ada.

A post shared by ndorobeii (@ndorobeii) on

 

Menurut kabar yang beredar, untuk menghormati semangatnya, pihak kepolisian setempat disebut memberi seragam polisi lengkap dengan topi dan peluit kepada lelaki tersebut.

Selain itu, ia pun diizinkan untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Gotong Royong, Ciledug, Kota Tangerang. Selama 25 tahun lamanya, warga sekitar pun mengenal nama Ahmad Junaedi hingga akhirnya disapa dengan Polantas Bang Dedi.

Tak hanya mengatur kemacetan, Bang Dedi juga disebut pernah menertibkan tawuran antar pelajar. Dengan hal itu, banyak warga sekitar disebut sangat menghormati dan akrab dengan lelaki tersebut.

2 dari 3 halaman

Walau memiliki keterbatasan fisik, Bang Dedi tampak sangat tangguh dan memiliki jiwa pantang menyerah dalam menjalani hidup.  Kisah Bang Dedi itu pun ramai dibahas di media sosial. Bahkan, banyak warganet yang memuji jiwa lelaki tersebut dalam menjalankan pekerjaannya.

Kisah Pria Jadi Pengatur Lalu LintasKisah Pria Jadi Pengatur Lalu Lintas © Instagram @fakta.indo



" Masya Allah, semoga sehat terus ya, Pak. Amin," tulis @najwaa.mh.

" Sering nih gua lewat sini. Pokoknya respek buat Bang Dedy," lanjut @iyaudahiyajulss.

" Semoga sehat selalu ya, pak dan dilancarkan rezekinya, Amin," timpal @nadnr_fbrnty.

 

3 dari 3 halaman

Beri Komentar