Dibilang Sering Bikin Insomnia, Sebenarnya Kapan Sih Waktu Tepat Buat Ngopi?

Reporter : Anif Fathul Amin
Senin, 28 Juni 2021 17:03
Dibilang Sering Bikin Insomnia, Sebenarnya Kapan Sih Waktu Tepat Buat Ngopi?
Kalau minumnya pagi, katanya nggak bagus. Terus kalau minum malam bisa bikin nggak bisa tidur. Gimana dong?

Kita hobi banget ngumpul sambil ngopi, kan? Pagi saat bangun ngopi dulu biar nggak ngantuk. Siang sesudah makan, tuh, ngopi lagi biar tetep melek. Lanjut malam nongkrong sama teman pun ngopi lagi. Sebenarnya kapan, sih, waktu tepat minum kopi?

Ada banyak orang yang kalau nggak minum kopi di pagi hari bakal jadi grumpy banget karena mereka butuh kopi buat ‘bangun’. Namun, katanya minum kopi di pagi hari itu salah dan di sisi lain kalau terlalu malam meminumnya malah nggak bisa tidur. Jadi bingung, kan?

Mungkin kita harus lihat beberapa fakta sains dulu untuk mengetahui waktu paling tepat minum kopi. Kalau sampai jamnya salah, tuh, pantas saja selama ini rasanya minum kopi jadi nggak efektif. Mari kita diskusi bareng tentang waktu yang paling benar atau salah untuk mengonsumsi minuman berkafein ini!

1 dari 6 halaman

Mengerti dulu tentang kortisol dan jam biologis tubuh

Setiap tubuh memiliki jam biologis berbeda, jadi sebenarnya waktu paling tepat untuk ngopi juga berbeda-beda. Namun, ada panduannya dan penjelasan secara sains agar kamu tahu kapan waktu tepat buat ngopi.

Wawancara dengan dr. Andreas PrasadjaWawancara dengan dr. Andreas Prasadja © Instagram @diadona.id

Dalam sebuah wawancara dengan dr. Andreas Prasadja dalam tajuk 'Begadang Bikin Badang Ngembang' di akun Instagram @diadona id, dijelaskan mengenai jam biolohis tubuh.

Perbedaan waktu dalam meminum kopi bisa meningkatkan atau menurunkan manfaatnya. Bahkan, akibat paling buruknya bisa menimbulkan risiko kesehatan yang berhubungan dengan ritme kinerja tubuh secara biologis.

 

2 dari 6 halaman

Jadi, di dalam otak kita ada Suprachiasmatic nucleus (SCN) yang mengontrol kortisol atau hormon stres. Kalau kortisol meningkat, maka kamu akan merasa bangun dan sadar. Nukleus ini mengeluarkan kortisol berdasarkan ritme sirkadian, yang merupakan perputaran 24 jam yang berbeda-beda bagi tiap orang. Contohnya nih, morning person dan night owl punya ritme yang berbeda 12 jam.

Kalau meminum kopi saat SCN sudah mengeluarkan banyak kortisol, kamu akan kelebihan hormon stres dan efeknya akan buruk! Minumlah saat kortisol rendah sehingga mood dan energimu bisa keluar tanpa ada rasa kaget maupun gemetaran.

3 dari 6 halaman

Kenapa ngopi di pagi hari itu tidak ideal?

Ilustrasi Minum KopiIlustrasi Minum Kopi © 2020 https://rawpixel.com

Kortisol meningkat saat kamu bangun tidur. Jadi, kalau kamu minum kopi saat jam sarapan atau saat jam makan siang, tuh, sebenarnya kamu nggak akan dapat banyak manfaat dan malah tambah stres.

Ritme sirkadian itu bergantung pada lingkungan dan pola hidup. Contohnya, matahari adalah salah satu regulatornya. Kalau matahari bersinar cerah, kan, kamu merasa segar. Sebaliknya saat mendung kamu merasa jadi lebih malas. Jadwal tidur, rasa lapar, dan faktor lainnya juga bisa memberi efek padi sirkadian-mu karena produksi hormon akan berubah.

 

4 dari 6 halaman

Semua orang akan merasakan peningkatan kortisol secara alami dalam beberapa titik waktu setiap hari. Biasanya, sih, pukul 8-9 adalah titik puncak dari kortisol. Kalau kamu tetap ngopi pada jam peningkatan kortisol ini maka badanmu akan menimbulkan toleransi terhadap kortisol.

Kalau kamu mengalami toleransi terhadap kafein, tuh, efek peningkatan energinya hanya sedikit saat meminum kopi. Akhirnya kamu akan minum lebih banyak kopi agar menimbulkan efek pada tubuhmu. Nah, kamu pun akan kecanduan dan kelebihan minum kafein.

5 dari 6 halaman

Jam peningkatan kortisol

Ilustrasi minum kopiIlustrasi minum kopi © healthline.com

Bagi orang pada umumnya yang bangun sekitar pukul 6 pagi sampai pukul 7, kortisol akan meningkat:

  1. Pagi pukul 8-9
  2. Siang sampai pukul 13.00
  3. Sore sekitar pukul 17.30 – 18.30

Pada jam-jam inilah kamu disarankan untuk tak meminum kopi karena justru tidak akan mendapatkan manfaat kopi secara maksimal, bahkan membangun toleransi terhadap kafein.

Untuk orang-orang yang suka bangun pagi sekitar pukul 4-5, nih, sesuaikan waktu di atas dengan menguranginya sekitar 2-3 jam. Untuk orang-orang night owl yang bangun pukul 10-11 siang, kamu bisa menambah angka di atas sekitar 3-4 jam.

Kamu jadi tahu, kan, kapan waktu yang tepat untuk minum kopi bagi dirimu sendiri?

6 dari 6 halaman

Jadi, kapan waktu tepat untuk minum kopi?

Ilustrasi Minum KopiIlustrasi Minum Kopi © Shutterstock

Akhirnya kita masuk ke dalam poin yang paling penting dan paling ditunggu, nih. Kapan waktu yang paling pas buat ngopi atau minuman kafein lainnya? Minum kopi di pagi hari sebaiknya tepat sesudah puncak dari peningkatan kortisol, yaitu antara pukul 9 pagi sampai pukul 11.30.

Saat siang hari, yaitu antara pukul 13.00 sampai 16.00 dan angka ini untuk orang yang jamnya normal, lho! Early bird bisa menguranginya 2-3 jam, sementara night owl bisa menambahkan sekitar 3 jam.

Periode di antara peningkatan kortisol adalah waktu yang paling tepat untuk mendapatkan keuntungan paling maksimal dari kafein. Kamu nggak akan merasa deg-degan, stres, maupun anxious. Namun kamu bisa meningkatkan kesadaran dengan baik.

Beri Komentar