Demi Baya Biaya Kuliah Cucu, Nenek Ini Rela Tempuh 6 Jam Perjalanan Untuk Jualan Ikan Asin

Reporter : Anif Fathul Amin
Sabtu, 17 April 2021 15:03
Demi Baya Biaya Kuliah Cucu, Nenek Ini Rela Tempuh 6 Jam Perjalanan Untuk Jualan Ikan Asin
Ia rela bangun pagi-pagi demi bisa berjualan ikan asin.

Seorang nenek di Malaysia bernama Murugamah harus rela melakukan perjalanan sejauh 6 jam setiap harinya demi bisa mendapatkan uang dengan menjual ikan asin. Semua perjuangannya dilakukan oleh nenek berusia 61 tahun itu demi bisa membiayai kuliah sang cucu.

Kisah tersebut diangkat oleh anggota dewan Machang Bubuk, Lee Khai Loon melalui akun Facebook miliknya.

1 dari 4 halaman

Dilansir dari laman World off buzz, Lee mengaku mengetahui kabar nenekk Murugamah dari seorang jurnalis foto bernama Aizuddin Saad.

Ia begitu takjub dengan perjuangan keras seorang nenek yang menempuh perjalanan jauh setiap harinya demi pendidikan sang cucu.

 

" Kak Murugamah yang berumur 61 tahun harus menaiki sepeda sejauh 6 kilometer dan naik bus dari Nibong Tebal ke Air Itam di pulau itu, setiap hari menjual ikan asin," kata Lee dalam unggahannya.

2 dari 4 halaman

Perjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucuPerjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucu © Facebook/Lee Khai Loon

Tak tanggung-tanggung, waktu yang dibutuhkan untuk Murugamah agar bisa mencapai lokasi pasar dan kembali ke rumahnya selama 6 jam.

Ternyata, Murugamah harus menempuh perjalanan begitu jauh karena ia tak memiliki freezer untuk menyimpan stok ikan asin.

" Dia terpaksa membeli ikan asin dan menjualnya dengan cepat agar barang tidak rusak dan basi," ungkapnya.

3 dari 4 halaman

Lee mengaku sangat kagum dengan sosok Murugamah. Diusianya yang lebih dari setengah abad Murugamah masih berjuang menjadi tulang punggung keluarga tanpa menyusahkan orang lain.

Perjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucuPerjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucu © Facebook/Lee Khai Loon

" Dia bangun awal pukul 5.30 pagi menempuh perjalanan 3 jam untuk berjualan di pasar pagi," ujarnya.

Meskipun Murugamah tak bisa membaca dan menulis, ia tetap bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga dibandingkan orang-orang yang memiliki kemampuan.

" Dia bilang ke saya, dia mau membantu cucunya yang sedang kuliah dengan hasil berjualannya," tuturnya.

4 dari 4 halaman

Perjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucuPerjuangan nenek tempuh perjalanan 6 jam jual ikan asin demi cucu © Facebook/Lee Khai Loon

Akhirnya Lee memutuskan untuk membelikan sebuah freezer baru untuk Murugamah. Ia berharap agar freezer itu bisa membantunya mendapatkan penghasilan lebih dan mengurangi perjalanan jauh yang ditempuh setiap hari.

" Memberi kail pancing lebih baik daripada memberi ikan. Dengan bantuan peralatan, saya berharap kak Murugamah akan menjadi pedagang sukses dan mampu mendapatkan penghasilan yang stabil untuk keluarga beliau," tukasnya.

Semoga nek Murugama sehat selalu, dilancarkan urusannya, dan cucunya bisa lulus kuliah sehingga bisa menjadi orang sukses di kemudian hari. Amin.

Beri Komentar